JURNALSUKABUMI.COM – Primaya Hospital Sukabumi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penguatan layanan kesehatan olahraga dan ortopedi bagi atlet.
Kolaborasi ini menjadikan Primaya Hospital Sukabumi sebagai official medical partner pertama KONI Kota Sukabumi. Kerja sama tersebut sekaligus memastikan atlet daerah mendapatkan pendampingan kesehatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan profesional menjelang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Saat ini, KONI Kota Sukabumi membina sedikitnya 254 atlet dari 50 cabang olahraga. Beberapa cabang seperti sepak bola, badminton, pencak silat, judo, taekwondo hingga padel termasuk kategori olahraga dengan risiko cedera cukup tinggi.
Melalui kerja sama ini, atlet KONI Kota Sukabumi akan mendapatkan layanan medical check-up dan wellness screening, penanganan sport injury dan ortopedi, fisioterapi dan rehabilitasi medis, edukasi pencegahan cedera, hingga pendampingan medis saat pertandingan maupun ajang olahraga.
Selain itu, atlet juga akan memperoleh priority access card untuk mempermudah akses layanan kesehatan di Primaya Hospital Sukabumi.
Cedera seperti ACL tear, robekan meniskus, dislokasi, dan overuse injury menjadi kasus yang paling sering dialami atlet. Tanpa penanganan optimal, proses pemulihan dapat berlangsung hingga 6–9 bulan dan berisiko mengganggu performa maupun karier atlet.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas atlet daerah.
“Prestasi olahraga tidak hanya dibangun melalui latihan dan kompetisi, tetapi juga dukungan kesehatan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi komitmen untuk memastikan para atlet mendapat pendampingan medis yang cepat, tepat, dan profesional sehingga mampu tampil optimal membawa nama baik Sukabumi,” ujarnya.
Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, S.E., M.Si., mengatakan kebutuhan pelayanan kesehatan atlet saat ini tidak lagi sebatas pengobatan cedera.
“Pembinaan atlet modern membutuhkan dukungan kesehatan menyeluruh, mulai dari pencegahan cedera, penanganan cepat, rehabilitasi, hingga pemulihan performa atlet. Primaya Hospital Sukabumi kami pilih karena memiliki layanan Sport Clinic & Orthopedic Center dengan fasilitas medis lengkap serta pendekatan rehabilitasi olahraga terintegrasi,” katanya.
Primaya Hospital Sukabumi menghadirkan layanan Sport Clinic & Orthopedic Center sebagai salah satu layanan unggulan. Fasilitas yang tersedia meliputi arthroscopy, ACL reconstruction, minimally invasive surgery, sport rehabilitation, fisioterapi olahraga, hingga layanan penunjang diagnostik seperti MRI dan CT Scan 128 Slice guna mendukung akurasi diagnosis cedera atlet.
Seluruh layanan tersebut didukung dokter spesialis ortopedi, dokter rehabilitasi medis, dokter saraf, serta tim fisioterapi profesional yang berpengalaman dalam penanganan cedera olahraga.
Direktur Primaya Hospital Sukabumi, dr. Hans Widjaja Putra, MARS, menegaskan bahwa peran rumah sakit dalam dunia olahraga tidak hanya berfokus pada pemulihan cedera.
“Kami percaya dukungan rumah sakit terhadap dunia olahraga bukan sekadar membantu proses penyembuhan, tetapi juga mendukung optimalisasi performa dan kualitas hidup atlet secara menyeluruh. Karena itu, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan olahraga yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif dan rehabilitatif agar atlet dapat bertanding dengan lebih aman dan optimal,” tegasnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sistem sport medicine di daerah, sehingga atlet Sukabumi dapat bertanding dengan performa optimal dan perlindungan kesehatan yang lebih baik demi mencetak prestasi secara berkelanjutan.
Redaktur: Ujang Herlan






