JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan peningkatan signifikan dalam kinerja pelayanan perizinan dan kemudahan berusaha. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa capaian tersebut hanya dapat diraih melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Hal itu disampaikan dalam forum pembahasan Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) yang digelar di Pendopo Sukabumi, Rabu (6/5).
Menurutnya, kinerja pelayanan perizinan daerah saat ini telah menunjukkan tren positif dengan kategori “baik”. Pada evaluasi sebelumnya, Kabupaten Sukabumi menempati peringkat 58 dari 514 kabupaten/kota secara nasional. Meski demikian, pemerintah daerah memasang target lebih ambisius pada tahun ini.
“Kita tidak boleh berpuas diri. Target kita jelas, bagaimana Sukabumi bisa masuk 20 besar nasional. Ini membutuhkan kerja kolektif lintas sektor,” ujar Ade.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas layanan perizinan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukabumi, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari dinas teknis lain yang terlibat dalam proses perizinan.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyebut evaluasi tahun ini menjadi momentum strategis untuk menyempurnakan ekosistem perizinan daerah. Menurutnya, harmonisasi kebijakan antar perangkat daerah menjadi kunci agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha.
“Seluruh perangkat daerah harus bergerak bersama, menyelaraskan kebijakan dan mempercepat proses layanan agar lebih efisien dan transparan,” ujarnya.
Melalui penguatan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Forum tersebut turut dihadiri sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Bagian Hukum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Reporter: Rizqi Taufiq | Redaktur: Ujang Herlan






