JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPR RI, Heri Gunawan, kembali melanjutkan kegiatan monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi. Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SPPG Mangkalaya 01, Gunungguruh, yang dikelola oleh Yayasan Tidar Biru Sejahtera.
Dalam kunjungannya, Hergun sapaan karib Heri Gunawan meninjau langsung seluruh proses pelaksanaan program MBG, mulai dari penyediaan bahan baku, proses memasak, pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga distribusi kepada para penerima manfaat.
“Kita melihat langsung prosesnya. Tadi pagi mengenai distribusi ke penerima manfaat. Dan malam memastikan penyediaan bahan, memasak, hingga melihat proses penyediaannya,” ujarnya, Senin 04/05/2026) malam.
Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya ini juga mengingatkan pengelolaan limbah dapur yang standar menurut Badan Gizi Nasional (BGN). Meski demikian, limbah dari kegiatan memasak dinilai tidak terlalu berbahaya karena berbentuk sisa makanan.
Hergun menambahkan, kegiatan monitoring ini sengaja melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, guna memastikan transparansi program.
“Kita terbuka, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana dapurnya, bagaimana prosesnya. Agar program mulia dari Presiden Prabowo ini benar-benar transparan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut program MBG juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Kehadiran program ini turut menghidupkan para pemasok bahan pangan dari masyarakat sekitar.
“Ada simbiosis yang saling menguntungkan. Supplier lokal jadi hidup, ekonomi bergulir. Program ini bukan hanya soal pemenuhan gizi anak sekolah, tapi juga melibatkan masyarakat lokal dan mendorong ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Tidar Biru Sejahtera, Muhammad Sayyid Agil menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian langsung dari Anggota DPR RI Heri Gunawan. Ia menjelaskan, saat ini pihaknya melibatkan sekitar 50 tenaga kerja lokal dalam operasional dapur MBG.
“Tenaga kerja kami semuanya dari masyarakat lokal. Kami juga memiliki dua chef bersertifikat, serta sudah mengantongi standar keamanan pangan dan sertifikasi halal,” jelasnya.
Ia menambahkan, program MBG di SPPG Mangkalaya 01 saat ini menyasar sebanyak 2.857 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa TK hingga SD kelas 3 (golongan 1), serta siswa SD kelas 4 hingga SMP (golongan 2).
Terkait pengelolaan limbah, Ia memastikan bahwa instalasi IPAL yang dimiliki telah dinyatakan layak berdasarkan hasil inspeksi dari sejumlah dinas terkait, seperti Diskoperindag dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Kami akan terus melakukan inovasi inovasi terbaik ke depan agar pelaksanaan program ini semakin optimal,” pungkasnya.
Redaktur: Ujang Herlan






