JURNALSUKABUMI.COM- Berbagai upaya ditempuh memaksimalkan nilai-nilai moral pancasila.Tak hanya untuk siswa namun tenaga pengajarpun dijejali kandungan pancasila. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (KCD) Nonong Winarni mengaku miris dengan kondisi lingkungan sekolah saat ini, siswa mudah terpengaruh isu-isu sepele.
“Saat ini bangsa kita sedang mengalami demoralisasi, disintegrasi. Tidak terkecuali di kalangan siswa, banyak yang mengedepankan kemarahan, perseteruan, pertikaian, kebencian, antar sesama siswa, hanya karena perbedaan kecil soal pakaian bahkan hobi dijadikan alasan untuk bertikai,” akunya kepada jurnalsukabumi.com.
“Bagaimana siswa kita menjadi pengguna narkoba. Fakta lainnya siswa kita banyak yang tertular HIV/Aids,” sambung Nonong Winarni kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Propinsi Jawa Barat
Ia, memaparkan beban berat memasukan norma-norma pancasila agar mudah dicerna lingkungan sekolah.
“Upaya kita tentu tidak mudah. Semua harus turun tangan, tidak bisa saling lempar tanggung jawab, tapi harus ber komitmen terhadap tanggung jawab urusan moral, akhlak, nilai, etika, sikap, budi pekerti siswa adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat, orang tua, sekolah (guru) dan regulasi pemerintah,” papar Nonong.
Prinsip utamanya diakui Nonong Winarni, Senin ( 01/06/2020) soal pancasila tak bisa ditawar-tawar lagi.
“Pancasila itu ideologi negara, rumusan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Pada setiap sila terkandung nilai moral yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga negara,” ujarnya.
Secara rinci, perempuan ramah nakkoda Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat itu menyebut kegiatan pembiasaan menerapkan nilai pancasila pada kehidupan rutin warga sekolah.
“Kegiatan rutin sekolah mulai upacara bendera, bhakti sosial, infak, shalat berjamaah, hingga kegiatan ekstrakurikuler, dan penanaman nilai moral ke dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas menjadi skala prioritas,” beber Nonong Winarni
” Nilai-nilai moral Pancasila ini harus menjadi budaya sekolah, yang setiap saat diterapkan.
Penanaman nilai moral Pancasila di sekolah tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan di atas. Sekolah bisa melakukan berbagai kegiatan yang masuk dalam program sekolah. Melalui kegiatan peneladanan oleh seluruh warga sekolah,” tandasnya.
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi











