JURNALSUKABUMI.COM – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali menggelar demonstrasi di Balai Kota Sukabumi, Kamis (12/3/2026).
Pantauan di lokasi, para demonstran tiba sekitar pukul 15:00 WIB. Mereka bergerak dengan jalan kaki dari arah barat Jalan R Syamsudin.
Mereka membentangkan spanduk bertuliskan,”Evaluasi 1 tahun Wali Kota Sukabumi, Bubarkan TKPP” dan “Manipulasi data demi kekuasaan. Kartu Merah untuk Pemkot”.
Para demonstran langsung menuju pintu masuk utama di sebelah timur yang sudah dijaga petugas Polres Sukabumi Kota.
Beberapa demonstran terlihat menempelkan berbagai lembaran atau poster.
Selanjutnya, di antara demonstran langsung berorasi dengan menggunakan pengeras suara (megaphone). Sesekali ditimpali dengan meneriakkan “Semakin ditekan semakin melawan”.
“Kami datang ke sini untuk ke delapan kalinya, dan saat ini momentum setahun kepemimpinan Wali Kota Sukabumi untuk dievaluasi,” teriak seorang demonstran dalam orasinya.
Setengah jam di depan pintu masuk, massa demonstrasi GMNI belum ada pejabat Pemerintah Kota Sukabumi yang menemui. Akhirnya massa aksi meminta masuk ke dalam Balai Kota Sukabumi.
Mendapatkan peluang, dengan pengawalan dan pengamanan petugas kepolisian, massa demonstran merangsek masuk sampai teras gedung Balai Kota Sukabumi.
Pada kesempatan ini, massa demonstran diterima Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum (Asda III) Setda Kota Sukabumi, Imran Whardani.
Di lokasi ini, para demonstran kembali berorasi silih berganti menyampaikan aspirasi, dan kritik serta evaluasi kinerja kepemimpinan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan












