Genap Satu Tahun, Kepemimpinan Ayep-Bobi Dinilai Gagal 

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Genap satu tahun kepemimpinan Walikota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Walikota Bobi Maulana, kini menuai sorotan publik dari berbagai elemen masyarakat. Seperti halnya dari Lintas Aktivis Sukabumi (LAS) yang menilai masih banyak kebijakan yang dipaksakan dan lemah dalam perencanaan.

Koordinator LAS, Ivan Harisman mengatakan, selama satu tahun ini, pihaknya menganggap bahwa Walikota telah gagal dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan yang masih belum terasa oleh masyarakat.

“Tentunya kami lihat kinerja Walikota hanya melakukan pencitraan saja, banyak permasalahan yang belum terselesaikan,” ujar Ivan kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (20/2).

Menurutnya, yang menjadi persoalan utama adalah lahirnya kebijakan-kebijakan yang terkesan dipaksakan, tidak matang, dan minim kajian hukum maupun kajian akademik. Sehingga, kebijakan seperti ini bukan hanya mencerminkan lemahnya perencanaan, tetapi juga menunjukkan abainya pemerintah terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik.

“Seharusnya, di tengah kritikan tajam dari berbagai elemen, tentunya pemerintah harus berbenah bukan malah acuh. Kemudian, terlihat kebijakannya itu banyak kepentingan politik atau mementingkan golongan tertentu dibandingkan kepentingan publik,” jelasnya.

Ivan menambahkan, dalam waktu dekat LAS bakal melakukan aksi unjukrasa mengingat satu tahun berjalan roda kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi. Namun demikian, aksi nanti sabagai bentuk protes, dan kekecewaan masyarakat atas kegagalan dalam menjalankan pemerintahan satu tahun ini.

“Ya, kami akan melakukan aksi nanti, karena Kota Sukabumi kehilangan arah seolah-olah tidak ada pemimpinnya. Buruknya tata kelola, perencanaan sehingga banyak menuai konflik,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029
Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka
RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:38 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Berita Terbaru