Rayap Besi Bonyok Dihajar Massa di Bantargadung, Pelaku Diamankan Aparat

Senin, 2 Februari 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi pencurian besi dan tembaga di sebuah pabrik kosong kawasan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi berujung ricuh. Seorang terduga pelaku alias rayap besi itu babak belur setelah diamuk massa, sebelum akhirnya berhasil diamankan aparat dan dibawa ke Polsek Warungkiara.

Peristiwa tersebut terjadi pada siang bolong sekitar pukul 08.00 WIB, dan mengundang perhatian warga sekitar, terutama di area pangkalan ojek Bantargadung yang saat itu tengah ramai.

Seorang warga sekitar April mengatakan, pelaku diduga mencuri tembaga, kabel, dan besi dari pabrik Olimpic yang sudah lama tidak beroperasi.

“Ngabangsat eta tembaga sama kabel, beserta besi di pabrik Olimpic yang kosong di Bantargadung. Kejadiannya tengah hari, malingnya ketahuan terus diamuk massa,” ujar April, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, kondisi pabrik yang kosong dan minim pengawasan menjadi sasaran empuk pelaku pencurian. Meski terdapat petugas keamanan, penjagaan hanya dilakukan pada malam hari.

“Ada satpam, tapi jaganya malam doang. Siang mah kosong, pabrikna oge geus teu dipake,” ungkapnya.

Aksi pencurian tersebut sontak memancing emosi warga. Terduga pelaku yang disebut masih berusia muda mengalami luka di bagian wajah akibat amukan massa.

“Wajahna gemek, bekas diamuk massa. Untung keburu diamankan TNI, kalau tidak mah tidak tahu nasibnya gimana,” kata April.

Ia menambahkan, pencurian logam seperti tembaga kerap terjadi karena harga tembaga yang sedang tinggi, sehingga menggoda pelaku untuk beraksi, bahkan di siang hari.

“Pelakunya berani siang bolong, mungkin karena tembaga lagi mahal,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru