Perjuangan Damkar di Cikakak, Selang Dibentang Demi Taklukkan Kobaran Api

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi tantangan besar yang dihadapi petugas pemadam kebakaran saat menangani insiden di Kampung Hegarmanah Pasirjati, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026).

Tiga unit mobil pemadam dari Pos Damkar Palabuhanratu diterjunkan setelah menerima laporan kebakaran yang melanda sebuah rumah permanen.

Namun, upaya pemadaman tidak berjalan mudah karena kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau titik kebakaran yang berada di dalam perkampungan.

Petugas terpaksa membentangkan selang pemadam hingga ke lokasi dengan bantuan warga sekitar agar air dapat menjangkau kobaran api.

Salah seorang petugas Damkar Pos 1 Palabuhanratu, Erik, mengatakan medan menuju lokasi menjadi kendala utama dalam proses penanganan.

“Lokasinya berada di dalam perkampungan dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Jadi kami harus menarik selang sampai ke titik kebakaran dengan bantuan masyarakat,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan akses, petugas bergerak cepat begitu jalur pemadaman berhasil dibuka. Kobaran api yang saat itu telah menghanguskan sekitar 60 persen bangunan akhirnya berhasil dikendalikan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api mulai berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.20 WIB.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.

Belum sempat beristirahat, satu unit mobil pemadam langsung meninggalkan lokasi usai proses penanganan awal selesai.

“Petugas kembali bergerak menuju lokasi lain setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan di kawasan permukiman,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru