JURNALSUKABUMI.COM – Pasca perayaan hari Raya Idulfitri 1441 H Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mencatat sampah rumah tangga mengalami peningkatan sekitar 50 persen, Rabu (27/05/20).
Hal itu dikatakan, Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Eneng Rahmi kwpada jurnalsukabumi.com. Ia mengatakan, tingkat produksi sampah rumah tangga mengalami peningkatan dari sebelumnya.
“Ada peningkatan memang, kalau biasanya sekitar 171 ton per hari. Kini, mencapai 256,5 ton per hari,” kata Eneng kepada jurnalsukabumi.com.
Lanjut dia, sampah sisa-sisa makanan usai Labaran ini, kebanyakan disumbang dari wilayah perkumiman warga di beberapa Kecamatan dan di pusat perbelajaan seperti Jalan Ahmad Yani dan Pasar trasdisional.
“Sampah yang dihasilkan dari permukiman warga itu didominasi oleh sampah plastik sedangkan sampah yang terkumpul di pasar tradisional itu rata-rata sampah sayuran,” kata Eneng.
Masih kata dia, saat ini masih banyak masyarakat Kota Sukabumi yang membuang sampah tidak sesuai dengan jadwal yang pemerintah tentukan, sehingga terdapat beberapa tumpkan sampah.
“Sesuai perda nomer 17 tahun 201, masyarakat harus membuang sampah pada Pukul 18.00 sampai 06.00. WIB, tetapi kenyataannya sesuka hati, sehingga masih terdapat gundukan sampah,” tandasnya.
Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan






