Akses Jalan Desa Sukaresmi Cisaat Lumpuh Akibat Jembatan Putus

Rabu, 12 November 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi meminta masyarakat di Kecamatan Cisaat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul ambruknya jembatan penghubung dua kampung di Desa Sukaresmi.

Insiden yang terjadi pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 08.30 WIB ini melumpuhkan akses vital bagi warga.

Jembatan yang terletak di antara Kampung Leles (RT 22/RW 11) dan Kampung Cijambe Wetan (RT 17/RW 08) dilaporkan ambruk setelah kawasan tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa (11/11).

Daeng Sutisna dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi menjelaskan bahwa hujan deras yang berlangsung hingga malam hari menjadi pemicu utama kejadian bencana tanah longsor yang merobohkan jembatan.

“Jembatan tersebut, dengan dimensi panjang sekitar 10 meter, lebar 3 meter, dan ketinggian 10 meter, kini tidak bisa dilewati. Dampaknya, akses warga terputus total,” ujar Daeng Sutisna.

Ia mengatakan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam perhitungan.

Sebagai respons cepat, warga kedua kampung sedang bahu-membahu melakukan gotong royong untuk mendirikan jembatan sementara. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga akan jalur akses.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah jembatan sementara untuk akses jalan warga,” tambah Daeng.

Kepada masyarakat yang tinggal di area rawan longsor dan banjir, Daeng Sutisna menegaskan pentingnya kehati-hatian.

“Kami menghimbau kepada warga untuk tetap waspada apabila hujan deras terus menerus terjadi, terutama di wilayah yang diidentifikasi rawan bencana,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:23 WIB

Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru