Bendungan Jebol, Dua RW di Cisolok Terendam: Warga Bangun Tanggul Darurat

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Senin (27/10/2025). Akibatnya, ruas jalan nasional Jabar–Banten di Kampung Gembol, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok terendam air cukup dalam.

Pantauan di lapangan, debit air terus meningkat hingga mencapai lutut orang dewasa. Lebih parah lagi, rumah-rumah warga yang berada di bawah badan jalan ikut terendam akibat meluapnya air dari bendungan yang jebol.

Salah seorang warga, Donald, mengatakan hujan mulai turun sejak pukul 13.30 WIB dan membuat air mulai meluap sekitar pukul 15.40 WIB.

“Hujan dari siang, deras banget. Sekitar jam setengah empat air mulai meluap, kemungkinan RW 1 dan RW , sudah terendam karena bendungan jebol,” ungkapnya.

Warga pun bergotong royong membuat tanggul sementara menggunakan karung pasir dan material seadanya untuk menahan derasnya air agar tidak semakin masuk ke pemukiman.

“Warga berusaha membuat tanggul darurat, supaya air nggak makin tinggi dan masuk rumah. Motor masih bisa lewat, tapi mobil belum bisa,” kata Donald.

Hingga berita ini di terbitkan, hujan masih mengguyur sebagian besar wilayah Cisolok dan sekitarnya. Arus lalu lintas di jalan nasional Jabar–Banten sempat melambat karena genangan air yang cukup tinggi.

Pemerintah Desa Cikahuripan bersama unsur muspika setempat dikabarkan telah turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga terdampak dan melakukan langkah penanganan darurat.

Petugas juga mengimbau pengendara yang melintas untuk berhati-hati dan menghindari jalur tersebut sementara waktu, mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil dan risiko longsor di beberapa titik sekitar lokasi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru