DLH Gelar Sosialisasi Perlindungan Sub DAS Cicatih

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi Perlindungan Sub Daerah Aliran Sungai (Sub DAS) Cicatih dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, yang berlangsung di Kampung Jamoe, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan lingkungan sekitar.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh lingkungan, akademisi, serta perwakilan pemerintah daerah. Diharapkan, sosialisasi ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perlindungan Sub DAS Cicatih—salah satu penyangga utama Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimandiri, yang kini menghadapi tantangan serius akibat perubahan tata guna lahan dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.

Kepala Bidang DLH Kabupaten Sukabumi, R. Deny Alam, ST, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan konservasi lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga peran aktif masyarakat.

“Pemulihan Sub DAS Cicatih memerlukan kolaborasi lintas sektor. Masyarakat adalah garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air dan keanekaragaman hayati. DLH berkomitmen menjadi fasilitator dan penggerak sinergi ini,” ujar Deny Alam.

Ia menambahkan bahwa DLH akan memperkuat pendekatan partisipatif dengan melibatkan komunitas lokal, kelompok tani, dan akademisi agar gerakan konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sub DAS Cicatih memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan air, mencegah erosi, serta menyediakan habitat bagi berbagai spesies flora dan fauna endemik. Namun, degradasi lingkungan di kawasan ini mulai tampak akibat alih fungsi lahan yang tidak terkontrol dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman baru mengenai pentingnya keterkaitan antara perlindungan DAS dan pelestarian keanekaragaman hayati. Para narasumber akademisi juga memaparkan strategi penting, seperti rehabilitasi lahan kritis, pengelolaan air berbasis ekosistem, serta penanaman vegetasi riparian di sepanjang bantaran sungai.

Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian Sub DAS Cicatih dan, pada gilirannya, mendukung keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Sukabumi.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Berita Terbaru