Nelayan Tak Kembali dari Laut, Tim SAR Gerak Cepat Sisir Pantai Tegalbuleud

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana duka menyelimuti pesisir Pantai Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang juru bantu nelayan bernama Karom (45) dilaporkan hilang pada Minggu (12/10/2025) pagi.

Hingga malam hari, korban belum ditemukan, dan tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, korban diketahui berangkat melaut sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari ikan. Namun hingga pukul 06.00 WIB Karom tak kunjung kembali ke daratan untuk bekerja bersama nelayan lainnya.

Salah satu rekan korban, Suhaemi kemudian menemukan motor, tas, dan senter milik korban di tepi pantai, sekitar 150 meter dari tempat peristirahatan nelayan.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) langsung mengerahkan tim dari Pos SAR Sukabumi menuju lokasi kejadian.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan pada siang hari. Malam ini tim sudah berada di lokasi dan melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan serta perangkat daerah setempat,” jelas Desiana.

Tim SAR gabungan malam tadi telah melakukan penyisiran visual melalui jalur darat sejauh radius 1 kilometer di sepanjang pantai. Namun, penyisiran laut belum dapat dilakukan lantaran kondisi cuaca buruk disertai hujan deras dan angin kencang yang dapat membahayakan petugas.

Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin pagi (13/10/2025) dengan fokus utama menyisir area pesisir dan muara yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya korban.

Dalam operasi ini, puluhan personel SAR gabungan turut dikerahkan, terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, P2BK, HNSI, dan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya maksimal agar korban segera ditemukan. Pihak keluarga dan rekan-rekan sesama nelayan berharap Karom dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terbaru