Tragis, Remaja di Sukabumi Jadi Korban Pemerkosaan Bergilir

Selasa, 16 September 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peristiwa memilukan terjadi di Sukabumi. Seorang perempuan di bawah umur berinisial ZF menjadi korban pemerkosaan secara bergilir di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (31/8) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

ZF yang merupakan ponakan dari pelapor diduga mengalami tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul oleh dua pria berinisial MT dan FS.

Kuasa hukum korban, Fajar Purwanto, didampingi Iyan Sofyan mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula saat korban dipaksa meminum alkohol hingga mabuk. Dalam kondisi lemah, korban kemudian dibawa ke kamar oleh MT yang melakukan aksi bejatnya.

Tak lama berselang, pelaku kedua FS masuk ke kamar dan melakukan perbuatan serupa terhadap korban. Dalam kondisi tidak berdaya, ZF hanya bisa pasrah menghadapi kekerasan seksual yang dialaminya.

“Kasus ini terungkap setelah korban bercerita kepada keluarganya sambil menangis. Nenek korban, AH, juga menyaksikan kondisi cucunya yang syok dan trauma,” ungkap Fajar, Selasa (16/9/2025).

Pelapor yang merupakan paman korban, bersama istrinya, segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi untuk ditindaklanjuti. Fajar menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Ini kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera memproses para pelaku sesuai undang-undang yang berlaku, apalagi korban masih anak di bawah umur,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan proses hukum terhadap kedua terlapor.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:19 WIB

Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru