JURNALSUKABUMI.COM – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2025-2026 dalam acara Masa Ta’aruf dan Keakraban (Masta), Senin (15/9/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk menyambut 2.107 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi, sekaligus menunjukkan berbagai capaian strategis UMMI dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, menyampaikan kebanggaannya atas lonjakan 78,11% jumlah mahasiswa baru dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dari 3.513 pendaftar, sebanyak 2.107 mahasiswa berhasil diterima di UMMI untuk tahun ini,” ujar Dr. Reny.
Kepercayaan ini juga datang dari pemerintah, terlihat dari diberikannya amanah untuk menyelenggarakan program RPL Afirmasi dan Prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Khusus untuk Prodi PPG, yang izinnya baru keluar pada 8 April 2025, UMMI langsung mendapatkan kuota mahasiswa yang signifikan.
Dr. Reny Sukmawani menambahkan bahwa UMMI kini menjadi magnet bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Mahasiswa baru tahun ini datang dari berbagai provinsi seperti Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, hingga Sumatera Selatan, yang membuktikan kualitas pendidikan UMMI telah diakui secara nasional.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan, UMMI juga dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan program pemenuhan kualifikasi akademik S1 bagi 221 guru PAUD dan SD,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Prodi PPG yang baru dibuka juga langsung mendapatkan amanah besar untuk mendidik 600 guru profesional dari seluruh Indonesia.
“Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di tanah air,” jelas Dr. Reny.
Aksi UMMI untuk Lingkungan Hijau
Selain fokus pada akademik, UMMI juga mendorong partisipasi seluruh civitas akademika dalam menjaga lingkungan.
Berbagai program lingkungan telah dicanangkan, seperti pengelolaan sampah dengan model lingkungan kampus dan penerapan car free day setiap Jumat.
Inisiatif peduli lingkungan ini tidak berhenti di dalam kampus. UMMI juga berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk menanam 2.000 pohon dalam program “Leuweung Hejo”, wujud nyata kepedulian UMMI terhadap keberlanjutan lingkungan.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












