Puluhan Kambing Mati Diduga Diserang Macan di Cikidang Sukabumi

Sabtu, 6 September 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Ciherang RT. 10/ 09 Desa Gunungmalang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh peristiwa kematian puluhan kambing secara misterius. Diduga kuat, hewan ternak tersebut tewas diterkam oleh macan.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, Sabtu (6/9/2025) kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, khususnya para peternak.

Berdasarkan laporan, total ada 20 puluh ekor kambing ditemukan mati dengan kondisi luka gigitan di leher dan tubuh yang masih di kandang. Warga menduga kuat, pelaku dari teror ini adalah seekor macan tutul atau macan kumbang, yang memang dikenal sering berkeliaran di kawasan hutan sekitar.

Kepala Desa Gunungmalang Ajang Rahmat membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kejadian tersebut terjadi di waktu yang berbeda. Upaya yang akan dilakukan, melakukan laporan kepada unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikidang, Masyarakat dan Taman Nasional untuk mengantisipasi kejadian tidak terulang.

“Saat ini saya bersama pemerintah, kepolisian, masyarakat juga taman nasional sedang berkoordinasi untuk antisipasi hewan yang masih hidup, agar tidak terjadi lagi. Diduga kuat ini oleh harimau dan ditemukan juga jejak kakinya,” ujarnya Sabtu (6/9/2025).

Lanjut Ajang, kematian puluhan kambing ini diketahui pertama kali oleh pemiliknya, yang terkejut melihat kondisi kandang yang porak-poranda dan sejumlah kambing sudah tidak bernyawa. Sebagian besar kambing ditemukan dengan luka-luka yang mengindikasikan serangan dari predator besar.

“Dua puluh kambing tersebut mati ada bekas luka di leher. Saya harapkan pihak pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan penanganan lebih lanjut, karena Kehawatiran warga semakin meningkat karena takut hewan predator tersebut akan kembali menyerang,” tutupnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Teror Buaya di Situ Habibie Kembali Muncul, Anak Sapi Nyaris Diseret ke Dasar Danau
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:58 WIB

Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:43 WIB

Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru