JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 19 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Warungkiara Sukabumi langsung bebas setelah memperoleh remisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan remisi Dasawarsa 2025.
Terdapat pula penyerahan remisi umum Kemerdekaan RI diberikan kepada 981 narapidana dan remisi dasawarsa diberikan kepada 1.059 orang.
Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan, pemberian remisi merupakan penghargaan negara kepada warga binaan yang berperilaku baik serta aktif mengikuti pembinaan. Remisi bukan sekadar pemotongan masa pidana, tetapi bagian dari pembinaan nasional yang menekankan pemulihan sosial.

“Diharapan warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya saat menjadi Pembina Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Minggu (17/7/2025).
Dalam upacara yang diikuti warga binaan tersebut, Andreas juga menyampaikan amanat dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra.
Dalam amanat itu disampaikan bahwa kemerdekaan RI dapat diraih berkat perjuangan panjang para pejuang. Maka dari itu, sudah seharusnya generasi penerus bangsa untuk senantiasa memperingati momen bersejarah ini dengan perayaan yang membangkitkan nilai-nilai luhur kebangsaan.
“Kita berdiri tegak di Bawah bendera merah putih, bukanlah semata karena perjalanan waktu. Namun, berkat perjuangan panjang yang dilandasi semangat persatuan, pengorbanan, dan cinta tanah air. Jadi kemerdekaan yang kita rayakan ini, hasil perngorbanan tanpa pamrih para pahlawan. Mereka berjuang dengan darah, air mata, dan nyawa,” jelasnya.
Ditegaskan pula untuk generasi saat ini supaya menjadikan kemerdekaan ini sebagai nafas kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia. Bahkan, kemerdekaan ini harus diwariskan dalam keadaan lebih baik kepada generasi mendatang.
“Kita harus sadar, kemerdekaan ini adalah warisan yang harus kita jaga dan wariskan Kembali kepada generasi mendatang,” kata Andreas.
Tak hanya itu, ditegaskan pula kepada seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras, bersinergi lebih erat, dan memberikan pelayanan publik terbaik demi kesejahteraan rakyat. Apalagi, kemerdekaan ini merupakan amanah untuk mewujudkan cita-cita luhur sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
Hal itu meliputi melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
“Mari kita teguhkan komitmen, perkuat kolaborasi, dan bekerja tanpa Lelah,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












