JURNALSUKABUMI.COM – Aksi seorang pria berinisial AAJ (20) yang diduga hendak mencuri berakhir konyol. Terjebak di atap rumah warga, pria itu panik dan melompat-lompat sebelum akhirnya terjatuh.
Ia pun babak belur dan langsung ditangkap aparat kepolisian di Gang Ajid 1, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (14/8/2025).
Menurut Ketua RT 04, Sinta Septiani (33), gerak-gerik pelaku sudah terlihat mencurigakan sejak pagi hari. “Sekitar pukul 05.30 WIB, ada orang tak dikenal jalan dari gang bawah. Teteh saya yang pertama kali melihat,” kata Sinta.
Pelaku kemudian bersembunyi dan baru terlihat lagi sekitar pukul 09.30 WIB. Seorang warga, Willy Subakti (43), terkejut melihat pria tersebut sudah berada di atap rumahnya.
“Saya bilangin suruh turun, tapi dia malah loncat ke bawah,” ujar Willy.
Ia menyebut atap rumahnya rusak akibat insiden itu. Aksi kejar-kejaran di atap pun tak terhindarkan. Merasa terkepung oleh warga, pelaku kembali naik ke atap dan terus melompat dari satu genting ke genting lain. Nahas, ia terpeleset dan terjatuh.
“Dia naik lagi ke sini, terus kepeleset ke bawah,” tambah Willy.
Situasi di lokasi sempat tegang karena banyak warga yang berkumpul dan berpotensi melakukan main hakim sendiri. Beruntung, aparat TNI-Polri dengan cepat tiba di lokasi.
Pria yang sudah dalam kondisi luka robek di tangan akibat terjatuh itu langsung diamankan.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, membenarkan penangkapan tersebut. Berdasarkan keterangan resminya, AKP Astuti menjelaskan,
“Pada hari Kamis, tanggal 14 Agustus 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, kami telah mengamankan seorang laki-laki yang tengah berada di genteng milik warga,” kata AKP Astuti.
AKP Astuti menambahkan, pelaku sempat melarikan diri dengan meloncat dari genting rumah milik warga lain, hingga akhirnya dapat ditangkap di salah satu rumah warga dalam posisi luka robek pada bagian tangan karena jatuh ketika berusaha melarikan diri.
Hingga saat ini, belum ada laporan kehilangan dari warga setempat. Polisi masih mendalami motif pelaku dan melanjutkan penyelidikan.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












