Menteri LH Beri Pujian Pengolahan Sampah RDF SCG di Sukabumi

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofik memberi pujian akan hadirnya Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar dari sampah menjadi solusi dalam mengatasi persoalan penanganan sampah.

Hal itu ia lontarkan dalam peresmian Tempat Pemanfaatan Sampah Akhir (TPSA) Cimenteng menjadi RDF di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (31/7/ 2025).

Tak lupa, dirinya pun berterima kasih kepada PT Semen Jawa (SCG) yang telah membangun pemanfaatan sampah tersebut karena diyakini akan menjadi solusi mutakhir dalam mengurangi volume limbah di TPSA.

“RDF menjadi salah satu solusi penyelesaian sampah. Maka dari itu, dirinya mengapresiasi kehadiran PT. Semen Jawa yang turut berupaya menyelesaikan sampah di Sukabumi,” ujarnya.

Hanif Faisol Nurofik pun menyebut, melalui Semen Jawa pemanfaatan RDF ini akan mengonversi batu bara dengan sampah sampai 30 persen. Ke depan semoga bisa lebih tinggi.

Selain itu, Menteri LH pun mengajak masyarakat untuk turut serta memilah sampah. Sehingga, dapat terpilah antara sampah organik dan anorganik.

“Mengatasi masalah dari hulu, pemilahan sampah pun merupakan kunci penting,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menambahkan, setelah operasi pemanfaatan sampah menjadi RDF dimulai, pemerintah tidak memerlukan pembangunan TPA baru dan timbunan sampah di Sukabumi dapat berkurang.

“Kehadiran RDF Cimenteng ini pun sebagai role model dalam membangun kesadaran ekologis, gerakan kolaboratif antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam membangun masa depan yang bersih, hijau dan benar-benar bermaanfaat,” ucapnya.

Sementara itu, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menambahkan, RDF di Kabupaten Sukabumi ini merupakan terobosan luar biasa. Bahkan, bisa menjadi inspirasi untuk daerah lain di Jawa Barat.

“Ini menjadi inspirasi untuk daerah lain agar melakukan hal yang sama di Jawa Barat,” ungkapnya.

Sekda Herman menegaskan persoalan sampah harus bisa ditangani dengan baik secara bersama-sama dari hulu ke hilir.

“Dengan semangat bersama, mari kita lakukan apapun untuk menjaga lingkungan hidup,” pungkasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah
Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Senin, 15 Juni 2026 - 23:30 WIB

Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah

Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB

Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:10 WIB

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Berita Terbaru