Penerapan Base Practise Adaptif dalam Perusahaan

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Wibowo HK, SH. MSi (Pemerhati Sosial)

Perusahaan memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara dan masyarakat, perusahaan pun tidak hanya mencari keuntungan saja, tetapi juga wajib berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, begitulah perannya.

Bentuk perusahaan, bisa bentuk PT, CV Perseroda, Perusahaan Daerah atau bukan badan hukum, seperti persekutuan Firma.
Jadi perusahaan itu tempat dimana badan usaha itu mengelola macam-macam usaha. Perusahaan punya struktur organisasi dengan pemegang saham, komisaris dan direksi untuk menjalankan roda usahanya dengan dibantu oleh para karyawan agar memahami fungsinya masing-masing dalam giat operasional.

Operasional perusahaan pasti punya tujuan, yaitu untuk meningkatkan efektivitas/ efisiensi dalam menjalankan manajemen bisnisnya, sehingga apa yang diharapkan oleh perusahaan bisa terkabul secara keseluruhan guna peningkatan profitabilitas kemajuan bisnisnya.
Untuk menuju kesitu harus bisa dipertanggungjawabkan bagaimana pengembangn SDM dan target-target pasar bagian pemasaran.

Karen pemasaran itu salahsatu organ vital dalam dunia usaha, barang yang diproduksi harus bisa dipasarkan pada masyarakat. Sehingga muncul lah biaya oprasional, dan biaya operasional lainnya, seperti biaya overhead, penelitian, pengembangan dan biaya pemasaran/promosi produck.

Produck perusahaan dirancang oleh manajemen perusahaan atas persetujuan komisari perusahaan. Jadi struktur dan manajemen perusahaan harus disetujui oleh komisaris dalam Rencana Bisnis Perusahaan. Tetapi dalam teknis operasionalnya dilakukan dan dilaksanakan oleh direksi perusahaan.

Sebagai organ perusahaan yang memiliki wewenang dalam mengurus perusahaan dan menjalankan operasional perusahaan, sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan. Pada prinsifnya tujuan perusahaan itu mencari keuntungan dan tidak mau rugi.

Sehingga kerugian perusahaan dibebankan pada perusahaan itu sendiri. Perlu diingat, setiap tahunnya pasti selalu ada RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham. Jika hal ini diketahui dan disetujui, laporan hasil kerja manajemen bisa menyelesaikam persoalan kerugian itu menjadi tanggungjawab pemilik. Tetapi kalau kerugian perusahaan itu atas kelalaian manajemen adalah kesalahan individu dari pengurus perusahaan dan tidak bisa kolektif kolegial karena masing-masing pengurus ada job descriptionnya.

RUPS juga sudah menyetujui laporan keuangan tahunan. Maka pemegang saham menanggung risiko finansial dari investasi mereka. Kalau saja kerugian prusahaan itu kesalahan manajemen harus pemegang saham minta pertangungjawaban dari top manajemennya atau dirut. Karena direktur-direktur di bawahnya hanya fokus pada jobnya tertentu dan menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh seorang dirut.
Jadi posisi Direktur Utama itu bertanggungjawab atas semua kegiatan perusahaan, karena memiliki kewenangan dan pemimpin tertinggi.

Apabila pemegang saham memberhentikan direksinya harus diadakan RUPS, alasan yang jelas, direksinya diberikan kesempatan untuk membela diri, seperti pada pasal 105 (2) UUPT no 40/2007 hak membela diri itu bersifat imperatif (wajib) diberikan
jika tidak diberikan, maka pemberhentian direksi dinyatakan tidak sah dan dapat mengajukan gugatan/ ganti rugi.

Dengan demikian UU PT memberikan perlindungan hukum bagi Direksi dengan memberikan hak untuk membela diri sebelum diberhentikan dan memastikan prosesnya dilakukan secara adil dan transparan. Tidak ada unsur sentimen pada Direksi yang diangkat oleh pemilik. Karena Direksi itu bukan sebagai pengusaha tetapi sebagai pekerja dari perintah pemegang saham dengan SK. Bahkan kalau Direksi diberhentikan dapat masuk pada UU no 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan jika pemilik tidak melaksanakan itu bisa dituntut melalui Lembaga PTUN; Lembaga PN dan Lembaga Ombusman.

Bahkan, bisa masuk pada tuntutan Perdata karena terjadinya mal administrasi dimana pemberhentian tidak sesuai aturan. Kerugian perusahaan tidak hanya pada kesalahan Direktur saja, di dalam perusahaan itu pasti ada komisarisnya yang selalu menyetujui kebijakan operasional perusahaan termasuk selalu menandatangi RBB dan Lapkeu setiap tahunnya.

Artinya komisaris pun ikut bertanggungjawab atas kerugian perusahaan tersebut. Hanya saja selalu jadi alasan bahwa komisaris tidak diberikan operasional, padahal ini senjata klasik yang selalu dilontarkan. But only salary for responsibility?. Tugas dan tanggungjawab komisaris atau sebutan lain dewan pengawas, mereka memastikan bahwa direksi menjalankan perusahaan sesuai dengan UU, Anggaran Dasar dan Peraturan Perusahaan.

Di sana tugas komisaris telah dilakukan, tetapi perusahaan mengalami kerugian, disini harus dilihat secara kasuistis. Komisaris memiliki peran penting dalam memastikan tata kelola perusahaan yang baik dalam kelangsungan bisnis perusahaan, mereka bertugas mengawasi dan memberikan nasihat kepada direksi, serta tanggungjawab atas kerugian yang disebabkan oleh kelalaian mereka dalam menjalankan tugas dan itu harus diterapkan. Tetapi kalau badan usaha diluar PT agak ribet, bahkan menghindar, sehingga biasanya menunjuk orang yang tidak paham terhadap Base Practise Company. (*).

Berita Terkait

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Berita Terbaru

PERISTIWA

BBM Solar Langka, HNSI Sukabumi Siap Geruduk Kantor Pertamina

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:55 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam