Dispar Apresiasi Geo Fest 2025, Langkah Strategis Menuju Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 7 Juli 2025 - 09:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya The 6th Geotourism Festival and International Conference (Geo Fest 2025) yang resmi dibuka di Aula PPSDM Aparatur, Desa Cisolok, Kamis (3/7/2025) lalu.

Kegiatan bertaraf nasional ini menghadirkan 80 peserta dari berbagai geopark di Indonesia, dan berlangsung selama tiga hari. Geo Fest bukan hanya menjadi ajang promosi keindahan alam dan budaya, tetapi juga wahana edukatif yang memperkuat komitmen pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis geopark.

 

Asisten Daerah (Asda) Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Yulipri, yang mewakili pemerintah daerah saat membuka acara, menyebut Geo Fest sebagai instrumen strategis pembangunan berkelanjutan.

“Kami mendorong agar geopark bukan hanya menjadi destinasi wisata semata, melainkan ruang edukasi, konservasi, dan pengungkit ekonomi masyarakat. Geo Fest ini menjawab tantangan pembangunan inklusif dan berwawasan lingkungan,” tegas Yulipri.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan Badan Pengelola Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGGp) dalam mengembangkan geowisata sebagai kekuatan ekonomi daerah.

Dispar menilai, kehadiran para peserta dari luar daerah menjadi peluang emas untuk mempromosikan potensi Sukabumi sebagai destinasi unggulan.

“Geopark bukan hanya soal batuan dan bentang alam, tapi bagaimana nilai-nilai budaya, keanekaragaman hayati, dan ekonomi lokal bisa tumbuh harmonis. Kami di Dispar siap menyokong semua langkah yang mengarah ke penguatan identitas geowisata di Sukabumi,” ujar Sendi, Senin (7/7/2025).

Geo Fest 2025 juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan smart tourism dan energi terbarukan di kawasan geopark.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru