Diskan Pacu Digitalisasi Budidaya Ikan, Perkuat Posisi Sentra Perikanan Modern

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Transformasi sektor perikanan budidaya di Kabupaten Sukabumi memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perikanan Nunung Nurjayati, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah progresif melalui digitalisasi sistem budidaya ikan, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta sejumlah mitra strategis.

Langkah ini menegaskan komitmen Sukabumi untuk menjadi model Kampung Perikanan Budidaya (KPB) modern, sejalan dengan penetapan Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak 2021.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Lewat teknologi, kami ingin menciptakan sistem budidaya yang efisien, produktif, dan tetap ramah lingkungan,” tegas Nunung, Rabu (21/5/2025).

Salah satu inovasi unggulan yang mulai diterapkan adalah alat microbubble aerator (Microfish) hasil inovasi dari perusahaan rintisan Banoo. Alat ini meningkatkan kadar oksigen dalam air secara efisien dan hemat listrik, bahkan bisa dikendalikan jarak jauh melalui ponsel.

Sebanyak 60 unit Microfish telah disalurkan di Kecamatan Caringin, Cisaat, dan Cicantayan, sebagai proyek percontohan. Alat ini disewakan kepada pembudidaya selama dua siklus pemeliharaan.

“Kami ingin seluruh pembudidaya di Sukabumi bisa mengakses teknologi ini demi peningkatan kualitas hasil dan daya saing di pasar,” tambah Nunung.

Tak hanya teknologi, Diskan juga memfasilitasi kerja sama lintas sektor yang menyasar pembiayaan dan distribusi. Kementerian Kelautan dan Perikanan menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra pembiayaan dan PT Suri Tani Pemuka (STP) sebagai offtaker hasil panen, menciptakan ekosistem yang lengkap dari hulu ke hilir.

Langkah ini membuktikan bahwa penguatan sektor perikanan budidaya bukan hanya soal produksi, tapi juga menciptakan rantai nilai yang inklusif dan berkelanjutan.

Diskan juga menggencarkan pembinaan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB). Kegiatan yang digelar pada 19–21 Mei ini melibatkan lima kecamatan: Caringin, Cisaat, Kebonpedes, Gunungguruh, dan Nyalindung.

“Sertifikasi CBIB dan CPIB sangat penting untuk menjamin keamanan pangan dan meningkatkan kualitas produk. Ini menjadi dasar untuk menembus pasar nasional dan ekspor,” jelas Nunung.

Materi pembinaan mencakup pengelolaan lingkungan, pemilihan indukan, penggunaan pakan dan obat yang aman, serta standar sanitasi yang sesuai dengan regulasi nasional.

Dengan berbagai inovasi dan sinergi, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi muncul sebagai pionir dalam transformasi perikanan daerah. Tidak hanya memberdayakan masyarakat pesisir dan pembudidaya, tetapi juga menciptakan pondasi kuat untuk ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi berbasis perairan.

“Dengan teknologi, pelatihan, dan dukungan finansial yang tepat, sektor perikanan budidaya bisa menjadi tulang punggung ekonomi Sukabumi ke depan,” tandas Nunung.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru