JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan di Kabupaten Sukabumi dan sekaligus memeriahkan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Cisarua Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (06/05).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Hari Riyadi melalui Kabid Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Mirna Puspitasari mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi dengan beberapa stakeholder.
Diantaranya Bank Indonesia, Kios Pangan Bumdesma Nabiya LKD, Petani HKTI dan bersinergi dengan pihak desa dan Kecamatan Sukaraja, terkait penyediaan tempat serta melakukan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai penyelenggaraan GPM tersebut.
“Kegiatan gerakan pangan murah ini, diselenggarakan sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menjaga kestabilan harga dan ketersedian stok pangan di Kabupaten Sukabumi,” kata Mirna Kamis (08/05).
Sementara komoditi bahan pokok yang disediakan di Gerakan Pangan Murah tersebut. Diantaranya, beras premium, beras medium, telur, minyak goreng, gula, terigu dan aneka produk hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit dan lain sebagainya.
Selain Gerakan Pangan Murah (GPM), pada kesempatan ini juga dilakukan kegiatan pembagian beras NutriZinc sebagai upaya untuk meningkatkan asupan zat besi dan seng pada masyarakat, terutama anak-anak, untuk mencegah dan mengatasi stunting.
Beras nutri zinc secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Sukabumi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang ada di Desa Cisarua Kecamatan Sukaraja.
“Padi NutriZinc memiliki kandungan zat besi dan seng yang lebih tinggi, sehingga ketika diolah menjadi beras, nutrisi tersebut ikut terbawa dan meningkatkan asupan gizi bagi yang mengkonsumsinya,” paparnya.
“Meskipun beras NutriZinc memiliki manfaat yang besar, konsumsi makanan yang seimbang dan bervariasi tetap sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan






