JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmen dalam mendukung dua program strategis yang menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Kedua program tersebut adalah Pemuda Berkarya dan Trendi (Pesantren Melek Digital), yang merupakan bagian dari 11 agenda strategis untuk mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah.
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas yang telah mendorong program pembangunan inklusif dan memberdayakan generasi muda serta lingkungan pesantren.
“Kami sangat menyambut baik masuknya program Pemuda Berkarya dan Trendi dalam RPJMD. Ini menunjukkan bahwa peran pemuda dan pesantren tak hanya diakui, tetapi juga diberi ruang nyata untuk berkembang melalui kebijakan strategis daerah,” ujar Yudi.
Dia menjelaskan, program Pemuda Berkarya akan diarahkan pada penciptaan ruang kreasi, pelatihan keterampilan, dan peluang wirausaha bagi pemuda Sukabumi.
Sementara program Trendi akan difokuskan pada peningkatan literasi digital di lingkungan pesantren, agar para santri mampu bersaing di era teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai religius dan budaya.
“Ini momentum besar. Kita ingin membangkitkan potensi pemuda sekaligus melestarikan budaya lokal melalui pendekatan digital yang humanis dan berkarakter,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Yudi, Disbudpora tengah menyusun roadmap pelaksanaan dua program tersebut agar sejalan dengan target RPJMD.
“Sekaligus mendukung misi besar Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor,” ucapnya.
“Kami berkomitmen untuk bersinergi dengan OPD lain dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan partisipatif,” sambung dia.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya dalam lima tahun ke depan, terdapat 11 agenda strategis yang telah disusun Pemkab Sukabumi.
“Selain pemuda dan pesantren, sektor prioritas lainnya meliputi kesehatan, pertanian, UMKM, pariwisata, hingga pembangunan infrastruktur,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












