Libur Akhir Pekan, Tol Bocimi hingga Jalur Sukabumi-Bogor Padat Merayap

Sabtu, 12 April 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki libur akhir pekan, arus lalu lintas di Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 Parungkuda, Kabupaten Sukabumi padat merayap, Sabtu (12/04/2025).

Pantauan Jurnal Sukabumi di Karangtengah Cibadak pada pukul 18.00 WIB, kemacetan terjadi di ruas jalan Sukabumi-Bogor. Kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor juga sebaliknya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar mengatakan, libur akhir pekan membuat volume kendaraan dari arah Tol Bocimi menuju Sukabumi mengalami peningkatan signifikan.

“Cukup mengalami peningkatan yang signifikan, ditambah dengan kendaraan dari jalur arteri Parungkuda, menyebabkan lalu lintas padat merayap,” ujarnya.

Meningkatnya volume kendaraan ini, kata dia, terjadi karena masyarakat masih dalam suasana libur pada akhir pekan, sehingga banyak kendaraan wisatawan yang masuk mengarah ke Sukabumi.

“Kami sudah koordinasi dengan pengelola Tol, untuk ekor terakhir antrean kendaraan berada di KM 71.600 atau sekitar 2 kilometer dari simpang tiga traffic light Exit Tol Parungkuda,” paparnya.

Lonjakan volume kendaraan, sambung M. Yanuar, sudah tampak terlihat sejak pagi hari. Hal ini diperparah dengan adanya truk tronton yang mengalami mogok di Simpang Nagrak. Sehingga, menyebabkan perlambatan arus lalu lintas.

“Dapat kami sampaikan bahwa hari ini, terjadi peningkatan volume arus kendaraan terutama yang menuju ke Sukabumi, baik kiriman dari Exit Tol Parungkuda ataupun dari Arteri Parungkuda,” imbuhnya.

Selain itu, menurutnya, perlambatan lalu lintas terjadi akibat truk tronton yang mengalami gangguan mesin pada pukul 07.00 WIB di kawasan Simpang Nagrak.

“Kendala di lapangan, ada truk tronton yang mengalami trouble di Simpang Nagrak. Saat ini teknisi dan mekanik sudah berada di lokasi dan sedang melakukan perbaikan,” jelasnya.

Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, pihaknya mengaku telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup. “Iya, kami terpaksa lakukan sistem buka tutup untuk upaya antisipasi kepadatan,” imbuhnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tertib dan mematuhi semua aturan yang berlaku serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru