CPUGGp Bangun Jembatan Global, MoU Geopark Jadi Langkah Strategis Diplomasi Budaya dan Ekowisata

Kamis, 10 April 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tak sekadar kerja sama antar kawasan, penandatanganan nota kesepahaman antara Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) dan Harz-Braunschweiger Land-Ostfalen UGGp dari Jerman menjadi langkah besar dalam diplomasi budaya, pendidikan, dan penguatan posisi geopark Indonesia di kancah dunia.

Acara bersejarah ini berlangsung di Gedung Information Center CPUGGp, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (10/4/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pengelola CPUGGp, bersama perwakilan geopark Jerman, Dr. Ing. Ridwan Sartiono.

Di balik simbolisnya penandatanganan ini, tersimpan potensi besar. Kolaborasi ini membuka peluang pertukaran ilmu, pengalaman konservasi, pengelolaan pariwisata berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi edukatif dan promosi destinasi.

“Ini bukan hanya soal kerja sama antar kawasan geopark, tapi investasi dalam penguatan identitas lokal dengan pendekatan global,” ungkap Dr. Ridwan.

Ia menambahkan bahwa Harz-Braunschweiger Land-Ostfalen adalah geopark terbesar di Eropa dan siap menjadi mitra strategis bagi CPUGGp dalam membangun jejaring internasional.

Sementara itu, Sekda Ade Suryaman menekankan bahwa kemitraan ini menjadi pijakan awal untuk membawa Ciletuh-Palabuhanratu ke pentas pariwisata dunia.

“Kita tidak hanya berbicara soal promosi, tetapi juga bagaimana kita mengemas warisan geologi, budaya, dan alam menjadi kekuatan diplomasi dan edukasi global,” ujarnya.

Kerja sama ini juga diharapkan melahirkan program-program konkret seperti pertukaran pelajar, kolaborasi riset, pameran budaya bersama, hingga pelatihan pengelolaan destinasi berkelanjutan. Ini sekaligus mendorong Sukabumi menjadi tuan rumah kegiatan internasional geopark yang mampu mendongkrak citra daerah secara global.

Dengan sinergi dua geopark yang masing-masing mewakili kekuatan Asia dan Eropa, CPUGGp kini resmi menjadi bagian dari percakapan global tentang bagaimana merawat bumi dan mengangkat budaya lokal dengan sentuhan inovasi dan kerja sama antarbangsa.

“Ciletuh bukan hanya milik Sukabumi, tapi kini mulai menjadi milik dunia,” tutup Ade.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada
Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Nasib PPPK, Heri Gunawan: Jangan Sampai Ada PHK
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:17 WIB

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:31 WIB

Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:54 WIB

Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada

Senin, 8 Juni 2026 - 13:03 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Nasib PPPK, Heri Gunawan: Jangan Sampai Ada PHK

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB