Sabtu Besok Awal Ramadan: Hilal Tak Terlihat di Sukabumi

Jumat, 28 Februari 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penentuan awal Ramadan 1446 H/2025 M di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengalami kendala.

Cuaca hujan lebat menyebabkan hilal tidak terlihat dalam proses rukyatul hilal yang dilakukan pada Jumat (28/2/2025) sejak sore tadi.

Ketua Dewan Hisab dan Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi, H. Dede Sudanta, menyatakan bahwa hasil rukyatul hilal di Sukabumi akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

“Hilal tidak terlihat karena cuaca di POB Cibeas hujan. Data astronomis juga menunjukkan bahwa posisi hilal masih di bawah 6,4 derajat, sehingga belum masuk kriteria imkanurrukyat,” ujar H. Dede Sudanta.

Meski hilal tidak terlihat di Sukabumi, Kementerian Agama RI telah menggelar sidang isbat dan menetapkan bahwa awal Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan laporan dari berbagai titik pengamatan hilal di Indonesia.

Proses rukyatul hilal di POB Cibeas sendiri dipimpin oleh Drs. Jakparoni, Ketua Pengadilan Agama (PA) Cibadak Sukabumi, serta dihadiri oleh sejumlah ulama saksi, di antaranya: KH. Aang Yahya, KH. Ismatullah Syarif, KH. Aceng Mahmud Ridwan dan KH. Asep Saprudin.

Pengamatan hilal dilakukan setelah matahari terbenam pukul 18:15 WIB selama 19 menit 11 detik. Berdasarkan hisab astronomi, hilal diprediksi berada pada ketinggian 4 derajat 22 menit dengan elongasi 6 derajat 4 menit. Namun, kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat hilal tidak dapat dilihat secara langsung.

“Meskipun hilal tidak tampak secara kasat mata, keputusan awal Ramadan tetap mengacu pada hasil sidang isbat nasional yang mempertimbangkan laporan dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Dede Sudanta.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru