Yayasan Nurul Huda, Pusat Menempa Anak Didik Paud Hingga SMK di Cicantayan

Jumat, 15 Mei 2020 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Awal tahun 1952, seorang tokoh pendidikan di seputar Karadenan Desa Cimahi, Alm Mamad mendirikan tempat menimba ilmu keagamaan, dinamai Al- Mursyid fokus mengelola pendidikan keagamaan Madrasah Diniyah(MD). Namun, usai sang pendiri wafat, akhirnya pewaris estapet perjuangan pendidikan yakni putra Alm Mamad meracik konsep baru.

“Sekitar tahun 1996, putranya berdasarkan hasil musyawarah melakukan perombakan mulai dari nama, semula Al -Mursyid diganti menjadi Yayasan Nurul Huda Karadenan,” tutur Jihad,kepala SMP Islam Nurul Huda, kepada jurnalsukabumi.com.

Soal riwayat pendiri hingga tenaga pengajar pada yayasan ini, semua memiliki rekam jejak unggulan.

“Guru-guru, pendiri, termasuk pewarisnya. Semua alumni dari ponpes Sunanul Huda, Almasthuriyah, Assalafiyah dan Sirojul
Athfal,” terang Jihad.

“Dengan kesabaran, ketabahan, kebersahajaan, keistiqomahan, keuletan dan kejujuran.Yayasan ini terus berkembang,” sambungnya.

Jihad, mengaku adahal penting pasca sepeninggal sang pendiri yayasan. Sosok Alm Mamad dan mendiang istrinya Entim selalu dikenangnya,l.

“Pesan alm, kembangkan terus agama lewat lembaga bersama sama keluarga dan masyarakat, dengan tetap berpegang pada Ahlussunnah waljamaah. Sesuai para guru dan Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Lebih jauh, Jihad menyebut yayasan terus berkembang. berawal dengan membentuk unit pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal.

“Mulai SMP Islam Nurul Huda,Taman Kanak-kanak, Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD), taman Pendidikan Al Qur,an. Serta Pondok Pesantren, SMK dan LPK juga ada,” terang Jihad.

Yayasan Nurul Huda,berdiri kokoh diatas lahan seluas 4500M2, merupakan wakap dari Mangun Surono. Awalnya hanya memiliki tiga ruang kelas dan masjid, namun berkat keuletan pengelola kini tersedia 21 ruangan, baik ruang belajar hingga asrama termasuk sarana olahraga lengkap.

Fakta lain, soal keberadaan yayasan ini dikatakan Jihad, Kepala SMP Islam Nurul Huda, pihaknya menyediakan segudang strategi menciptakan anak didiknya unggul dan berdayaguna.

“Sarana dan prasana penunjang lengkap,kegiatan eskul siswa semua ada mulai Pramuka, Paskibra, Engli Club, Klinik Qur,ani,” katanya.

Seabreug prestasi membanjiri, mulai lomba pendidikan formal maupun non formal.

“Banyak prestasi yang diraih, untuk tingkat SMP misalnya juara I lokapala, Juara II Jeram Putra Wil Sukabumi Bogor di SMA PGRI Cibadak. Serta Juara Ke II Lomba NGLS tingkat Provinsi Jawa Barat di SMU Negeri Cibadak untuk SMK,” pukas Jihad.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:37 WIB

Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terbaru