Ratusan Museum Terbengkalai Akibat Pandemi, Perlu Payung Hukum dan Anggaran Khusus

Rabu, 29 Januari 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jumlah museum di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan akibat pandemi COVID-19 lalu. Sebelum pandemi, terdapat 512 museum di seluruh Indonesia, kini 500 museum lebih kondisinya terbengkalai dan terkendala.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudana yang juga menyampaikan aspirasinya kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat Seminar Kebudayaan dan Pembukaan Festival Maen Bola Leungeun Seuneu (Boles) sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTb) tingkat nasional di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi pada Rabu (29/1/2025).

“Kami bersama Menteri Kebudayaan, bersama-sama membuat database yang akurat mengenai permuseuman di Indonesia,” kata Putu.

Putu menjelaskan, sebagian besar museum terkonsentrasi di pulau Jawa, sehingga perlu adanya upaya untuk menyeimbangkan keberadaan museum di wilayah timur Indonesia.

Menurutnya, Kehadiran museum sangat penting untuk melestarikan warisan budaya dan sejarah peradaban bangsa.

“Asosiasi Museum Indonesia telah menyampaikan aspirasi mereka selama lebih dari 20 tahun, dan akhirnya terwujud dengan dibentuknya Kementerian Kebudayaan,” jelasnya.

Beberapa poin penting yang menjadi aspirasi AMI antara lain, mendorong Indonesia menjadi negara dengan ribuan museum. Namun hal tersebut harus ditunjang dengan adanya payung hukum untuk museum dan omnibus kebudayaan, serta anggaran komprehensif dari APBN untuk kebudayaan dan museum.

AMI terus merangkul semua komunitas seniman, budayawan, museum, pecinta, dan pejuang permuseuman serta kebudayaan agar menjadikan kebudayaan sebagai soft diplomacy untuk diplomasi perdamaian dan kemanusiaan di dunia.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan untuk mencari solusi terkait masalah ini. Saya pun berharap adanya kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan institusi perusahaan, untuk menjadi bapak angkat bagi permuseuman di Indonesia,” pungkasnya.

 

Redaktur : Ahmad Fikri

Berita Terkait

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Hadirkan Museum Siber SMSI di Banten
POCARI SWEAT RUN 2026: Dua Kota, Satu Indonesia Membiru Lewat Sport Tourism
Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi
Menteri Wihaji Soroti Pernikahan Dini sebagai Faktor Utama Stunting di Sukabumi
Pemkab Sukabumi Bersama DPMD Jabar Verifikasi Data Warga Terdampak Bencana di Simpenan
Terima Penghargaan Prabowo, Pemkab Sukabumi Buktikan Capaian Dukungan Swasembada Pangan 2025
Prof Yuddy Chrisnandi: Gubernur Harus Searah dengan Program Pemerintah Pusat
KDM Wajibkan Bupati hingga Kades Transparansi Anggaran Melalui Media Sosial!

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:58 WIB

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Hadirkan Museum Siber SMSI di Banten

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:51 WIB

POCARI SWEAT RUN 2026: Dua Kota, Satu Indonesia Membiru Lewat Sport Tourism

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:02 WIB

Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:06 WIB

Menteri Wihaji Soroti Pernikahan Dini sebagai Faktor Utama Stunting di Sukabumi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:51 WIB

Pemkab Sukabumi Bersama DPMD Jabar Verifikasi Data Warga Terdampak Bencana di Simpenan

Berita Terbaru