Gantung Diri di Warungkiara, Korban Tinggalkan Sepucuk Surat Bernada Kecewa

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria yang ditemukan tergantung di lingkungan SDN 1 Sentral, Kampung Cikoneng, Desa Ubrug, Minggu (1/2/2026) siang.

Peristiwa ini semakin menyita perhatian publik setelah diketahui korban meninggalkan sepucuk surat sebelum mengakhiri hidupnya.

Korban berinisial D (48), warga Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Ia ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Dalam surat yang ditemukan di sekitar lokasi, korban menuliskan curahan perasaan bernada kecewa dan sakit hati, yang diduga berkaitan dengan persoalan pekerjaan serta perlakuan sejumlah pihak terhadap dirinya.

Tulisan tersebut mengungkap perasaan tertekan, tudingan yang dirasa tidak adil, serta konflik yang disebut telah lama dipendam korban.

Surat itu menjadi salah satu barang bukti yang kini diamankan pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Warungkiara, AKP Panji Setiaji, membenarkan adanya penemuan jasad seorang pria di lokasi tersebut. Menurut keterangan kepolisian, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Luki, setelah menerima informasi dari seorang pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah mendatangi TKP, saksi memastikan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan tergantung di kusen kayu dengan menggunakan sarung,” ujar AKP Panji.

Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Sukabumi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Warungkiara untuk pemeriksaan awal.

“Untuk sementara, tim Inafis masih melakukan penyelidikan. Penanganan kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Sukabumi untuk pendalaman,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru