Geger! Pedagang Balon Ditemukan Meninggal Dunia di GOR Merdeka Sukabumi 

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pengunjung di kawasan Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pedagang balon di dalam Gedung Olahraga (GOR) Merdeka pada Sabtu (31/1/2026) malam.

Peristiwa pilu ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, tepat saat berlangsungnya rangkaian pelantikan pengurus Organda Kota Sukabumi di area Lapang Merdeka.

Korban belum diketahui identitasnya berjenis kelamin pria paruh baya tersebut ditemukan tak bernyawa di atas sebuah matras.

Orang pertama yang mendapati korban telah meninggal dunia adalah Kepala Satgas Organda Kota Sukabumi, Yadi Kusmayadi (66). Saat itu, Yadi diminta oleh pengelola gedung untuk memastikan ruangan kosong sebelum lampu dimatikan.

“Pengelola GOR minta tolong ke saya untuk bangunkan orang yang tidur karena gedung mau tutup. Pas saya bangunkan, tubuhnya sudah dingin. Pas saya cek nadinya, ternyata sudah meninggal,” ungkap Yadi kepada jurnalsukabumi.com Sabtu malam.

Ia menuturkan korban sempat masuk ke dalam GOR sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, sang pedagang balon meminta izin untuk beristirahat karena merasa kurang sehat.

“Tadi siang dia minta izin masuk, katanya sedang sakit dan merasa sangat mengantuk. Sejak itu dia tidur di sana,” tutur Yadi yang juga pelatih beladiri.

Pengelola GOR Merdeka, Abdullah (50), membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku awalnya hanya berniat menutup gedung karena waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 WIB.

“Saya minta Pak Yadi bangunkan orang itu karena lampu mau dimatikan. Ternyata Pak Yadi bilang orangnya sudah meninggal,” kata Abdullah.

Menurut dia, korban memang sering terlihat berjualan balon di area Alun-alun dan Lapang Merdeka.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama tim medis. Jenazah pedagang balon yang belum diketahui identitas pastinya tersebut kini telah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, SH (Bunut) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter: Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru