Kisah Pilu Ojol Wanita Ditinggal Mati Suami, Curhat Bareng Ketua DPRD Sukabumi Yudha

Selasa, 12 Mei 2020 - 01:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNAL SUKABUMI.COM – Kala itu sore hari Pukul 16.00 WIB seorang gadis Ojek Online asal Cikundul, Kota Sukabumi usai melakukan shalat ashar di masjid, secara tiba-tiba sontak saja Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menyapa dan berbincang ringan dengan wanita Ojol berkerudung, Senin (11/05/20).

Yudha menyapa perempuan hebat tersebut, saat mancari nafkah menjadi Ojol menghadapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjadi. Wanita tersebut memperlihatkan hasil tarikannya kepada legislator muda tersebut.

“Gimana tarikannya, kalau sehari dapat berapa?,” tanya Yudha.

“Ini pak, saya paling narik tiga kali, kalau dihitung paling Rp 50 ribu perhari,” jawab wanita berjaket hijau Ojol dan berkerudung.

Dengan kejadian Covid-19 yang terjadi, dampaknya pun sangat terasa turun drastis penghasilannya, Ia yang sudah ditinggal suaminya meninggal dunia. Kini harus menghidupi tiga anaknya berjibaku dengan waktu.

“Saya sama anak saya tiga orang, suami saya sudah meninggal,” ucapnya.

Melihat atas semangat dan juang mencari kehidupan dan nafkah dengan Ojol, Yudha Sukmagara langsung memberikan hadiah untuknya senilai Rp 500 ribu.

“Kalau narik perhari Rp 50 ribu, berarti saya kasih Rp 500 ribu, asal ibu berdiam dirumah selama seminggu bersama anak-anak ya,” kata Yudha.

Waktu yang semakin gelap dan mendung pun, Yudha meminta agar wanita Ojol tersebut segera pulang menemui anaknya dan membeli makan untuk buka puasa.

“Udah sekarang pulang, ini udah mau hujan, beli makanan untuk buka puasa dan ngumpul bareng anak-anak, sekalian salam buat anak-anak ya,” pintanya.

Percakapan tersebut, membuat wanita Ojol tersedu dan menangis dengan mendapatkan rizki yang tak disangka-sangka. Bahkan ucapan terimakasih yang terus dilontarkan sembari rintihan rasa senang bercampur menangis tersedu.

“Bapak turnuhun, turnuhun ya pak,” ucap wanita Ojol, sembari meneteskan air mata.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Pernah Bertugas di Papua dan Prancis, Kini dr. Rizky Marpaung Layani Kesehatan Warga Sukabumi
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Hari Santri 2026, Dewan Teddy Setiadi Ajak Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Hari Santri 2026, Dewan Teddy Setiadi Ajak Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Berita Terbaru