Terjunkan Helikopter, Basarnas Evakuasi 71 Nelayan di Tegalbuleud

Kamis, 17 Oktober 2024 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Basarnas bergerak cepat dalam upaya penyelamatan 71 nelayan yang terjebak di bekas dermaga SBP, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, setelah jembatan penghubung dermaga terputus dihantam ombak besar pada Rabu (16/10/2024).

Operasi evakuasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang berada di lokasi untuk memantau jalannya operasi SAR.

Sebuah helikopter Basarnas jenis Dauphin AS-356 N3+ dengan call sign HR-3604 diterjunkan dari Lanud Atang Sanjaya, Bogor, menuju Satradar TNI AU Ujung Genteng, yang difungsikan sebagai posko utama evakuasi.

Pada sorti pertama, helikopter tersebut membawa logistik dan menurunkan seorang rescuer Basarnas untuk memantau kondisi para nelayan yang terjebak serta memastikan keselamatan mereka.

Dua korban pertama, yakni Maman (60) dan Dede Amung (37), telah berhasil dievakuasi oleh helikopter. Keduanya mengalami kelelahan namun dalam kondisi stabil dan saat ini sedang dalam penanganan medis di posko evakuasi Satradar 216 Ujung Genteng.

“Rescuer kami diturunkan untuk memantau kondisi nelayan yang masih terjebak dan membagikan logistik. Evakuasi selanjutnya akan dilakukan secara bertahap, mengingat kondisi ombak di perairan selatan masih cukup tinggi, antara 3 hingga 5 meter,” ujar Desiana, Kamis (17/10/2024).

Sebelumnya, nelayan yang berada di dermaga tersebut terjebak setelah jembatan penghubung, yang semula terbuat dari beton dan diperbaiki dengan bambu oleh warga setempat, hancur diterjang gelombang besar.

“Gelombang tinggi membuat upaya penyelamatan dari darat dan laut sulit dilakukan, sehingga kami mengandalkan helikopter sebagai alat utama evakuasi,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Berita Terbaru