Positif Covid-19 Kabupaten Sukabumi Mencapai 20 Orang, Didominasi Berasal Dari Zona Merah

Jumat, 8 Mei 2020 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jumlah kasus positif coronavirus di Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Berdasarkan data yang tercatat Pusat Informasi dan Koordinasi Covid -19 saat ini total keseluruhan mencapai 20 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid mengatakan, ada penambahan 4 orang yang terkonfirmasi positif, pertanggal 8 Mei 2020 ini. Total hingga sekarang keseluruhan ada 20 orang, 18 aktiv dan 2 orang sembuh dan kasus meninggal dunia Nol.

“Penambahan jumlah kasus 4 yang positif ini atas hasil data yang diterima dari Surveilans Kabupaten Sukabumi dan hasil konfirmasi pemeriksaan laboratorium swab,” kata Harun kepada awak media.

Yang pertama sambung Harun, terkonfirmasi positif Covid-19 ini berjenis kelamin perempuan, usia 25 tahun. Hasil traking pemeriksaan surveilans itu kontak erat dengan ayahnya yang sebelumnya positif swab.

“Dimana ayahnya tersebut adalah merupakan transit dari daerah zona merah jakarta,” bebernya.

Lanjut Harun, untuk yang kedua, itu berjenis kelamin laki-laki usia 39 tahun, riwayat penyakitnya berasal dari zona merah Jakarta. Dan untuk yang ketiga sambung Harun, berjenis kelamin Laki-laki, usia 49 tahun, riwayat penyakitnya pun sama berasal dari zona merah Jakarta. Dan untuk yang ke-empat jenis kelamin perempuan, usia 32 Tahun.

“Jadi ini penambahan 4 yang positif itu dua perempuan dan dua laki-laki ini didominasi riwayatnya berasal dari zona merah,” jelas Harun.

Sementara untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 4082 jumlah yang dipantau, 238 dalam pemantauan, 3844 selai dipantau dan untuk yang mininggal dunia tidak ada.

“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 153 jumlah yang diawasi, 64 dalam pengawasan, 81 selesai pengawasan dan meminggal dunia 8 orang,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru