Antisipasi Kejadian Susulan, Pohoh Besar di Palabuhanratu Ditebang

Selasa, 13 Agustus 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kejadian pohon tumbang yang menimpa warga di Kampung Panyawelan, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi memicu tindakan cepat dari pemerintah setempat.

Tim gabungan yang terdiri dari Forkopimcam Palabuhanratu, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKP), serta Basarnas, melakukan penebangan pohon besar.

Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat pohon tumbang di masa mendatang. Salah satu pohon yang ditebang adalah pohon angsana berusia 40 tahun yang terletak di pinggir kantor BMKG Palabuhanratu.

Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Roni Haryanto, yang turut mengawasi proses penebangan, menyebut bahwa pohon tersebut sudah mati dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Kita lakukan penebangan ini sebagai langkah antisipasi agar ranting atau pohon yang sudah mati ini tidak menimpa pengguna jalan,” ungkap Kompol Roni Haryanto, Selasa (13/8/2024).

Selain itu, kendaraan operasional dari Dinas Perkim juga diterjunkan untuk mempermudah proses penebangan pohon yang cukup besar tersebut. Warga sekitar, termasuk Kepala Desa Jayanti, juga turut serta membantu dalam kegiatan ini.

“Untuk penebangan ini, kami melibatkan 5 personil dari Polsek, 4 personil dari Kecamatan, serta dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, dan warga sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, menjelaskan bahwa tindakan ini diambil setelah adanya insiden pada Senin sore (12/8/2024), di mana seorang remaja SMP asal Tonjong menjadi korban akibat tertimpa pohon.

“Forkopimcam bergerak cepat pasca kejadian itu. Untuk mengantisipasi kejadian susulan, hari ini kami melakukan pemotongan pohon-pohon besar yang sudah mati atau berpotensi tumbang,” ujar Deni.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi area dengan pohon-pohon besar, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan lebat.

Penebangan pohon di area ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi warga dan pengguna jalan.

“Langkah preventif seperti ini penting untuk memastikan keselamatan publik, terutama di daerah yang rawan bencana seperti Palabuhanratu,” harapnya.

Dilain sisi, Kades Jayanti Nandang meminta pasca penebangan pohon tersebut, dapat dimanfaatkan untuk masyarakat terutama untuk penggunaan padung makam.

“Pemerintah desa Jayanti meminta kepada Polsek, pa Camat beserta unsur Forkopincam agar dapat memanfaatkan pohon tersebut untuk kebutuhan masyarakat,” ucap Nandang.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar
Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam
Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya
Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah
Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:37 WIB

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:29 WIB

Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:53 WIB

Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan

Berita Terbaru