Nah Loh, Spanduk Agar Tidak Mudik Lebaran Mulai Terpasang di Sukabumi?

Rabu, 6 Mei 2020 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Papan spanduk himbauan agar tidak mudik selama massa pandemi Covid-19 bagi warga khususnya di Kelurahan/ Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dipasang hari ini, Rabu (06/05/20).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, Pemasangan spanduk dan baliho tersebut dilakukan langsung tiga pilar di kelurahan tersebut yakni, Lurah Cibadak, Budi Andriana, Bhabinkamtibmas, Brigadir Sandi Praja dan Babinsa Peltu Dendin.

Adapun isi baliho dan spanduk tersebut juga terbilang cukup unik, bahkan menarik minat baca bagi setiap warga yang melintas. Seperti hapnya kutipan berikut ini.

“Jangan mudik! Nikamat membawa sengasara 700 ribu orang terancam terinfeksi 1 orang bisa tulari 496 orang dalam sebulan. Orang tua 3x lebih rentan terinfeksi, lindungi diri, orang tua dan keluarga di kampung halaman,”.

Dalam spanduk tersebut juga tidak lain, sebagai ajang sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan PSBB di Kabupaten Sukabumi ini.

“Ya, hari spanduk sudah terpasang di beberapa titik wilayah hukum Polsek Cibadak khususnya. Kita himbau,
untuk tidak melaksanakan mudik lebaran tahun 2020,” ujar Kapolsek Cibadak Kompol H. Hadi Santoso.

Memang kata dia, khususnya di Kelurahan Cibadak ini selalu kompak seperti halnya dalam melakukan upaya pencegahan wabah Virus Corona (Covid-19). Baik,
dengan melakukan langkah-langkah preventif dan memberikan himbauan kepada masyarakat secara intens.

“Ayo kita sama-sam dukung. Karena, kita tidak tahu siapa yang berpotensi terpapar pada kerumunan orang. Oleh sebab itu, kita hindari dan jangan sampai tertular dari virus corona ini,” pungkasnya.

Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terbaru