Dirikan Tenda di TKP, Tim SAR Gabungan Optimis Temukan Korban Tenggelam di Pantai Kapitol

Minggu, 14 Juli 2024 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya pencarian jasad Rizal Suswandi (28) yang tenggelam di Pantai Kapitol, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut hingga dini hari. Rizal tenggelam setelah mencoba menyelamatkan seorang wisatawan yang terseret ombak pada Sabtu (13/7/2024).

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menyatakan bahwa tim SAR gabungan terus standby di sekitar lokasi kejadian. Mereka melakukan pemantauan dan penyisiran sepanjang malam, meskipun menghadapi banyak kendala dalam upaya pencarian pada malam hari.

“Kita masih standby di dekat lokasi dan ada personil juga yang standby di lokasi,” ujar Suryo pada Minggu dini hari (14/7/2024).

Suryo mengakui bahwa pencarian jasad pada malam hari memiliki persentase keberhasilan yang kecil karena banyak kendala, seperti minimnya penerangan dan kondisi ombak yang tidak stabil. Namun, tim SAR tetap optimis dan terus melakukan pencarian.

“Berdasarkan pengalaman, penemuan jasad pada malam hari kecil persentasenya karena banyak kendala. Namun, kemungkinan tetap ada dan bisa terjadi,” tuturnya.

Sementara itu, Firman Hidayat, seorang tokoh masyarakat Palabuhanratu, menambahkan bahwa berdasarkan analisisnya, jasad Rizal kemungkinan besar akan ditemukan dalam waktu tiga hari. Menurutnya, jasad korban tidak akan melewati hari Rabu.

“Dilihat dan dinilai dari tanggal lahir korban, kemungkinan bisa ditemukan dalam waktu tiga hari, dan tidak bakal lewat dari hari Rabu nanti. Untuk arah korban, diperkirakan ditemukan ke kiri pantai atau arah Palabuhanratu dari TKP korban tenggelam,” jelas Firman.

Pantauan dilapangan, Upaya pencarian ini melibatkan berbagai pihak. Tim SAR gabungan telah mendirikan tenda-tenda untuk memantau situasi di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa regu bergantian menyisir pantai dengan alat penerangan yang diarahkan ke laut untuk memperluas pandangan, sehingga jasad yang mungkin terapung dapat terlihat.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12 WIB

Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WIB

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Berita Terbaru