Sederet Persiapan DP3A Sukabumi untuk Penilaian KLA

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, terus melakukan beberapa tahapan kegiatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak Anak (PHA) pada DP3A Kabupaten Sukabumi, Elis Sajaah mengatakan, KLA merupakan sebuah program yang berlangsung setiap tahun pelaksanaannya.

Sementara, untuk penilaiannya jika dilakukan tahun ini, maka pengumumannya akan dilakukan di tahun yang akan datang.

“Jadi kurang lebih 2 tahun sekali permasa persiapan itu hingga sampai ke pengumuman,” kata Elis dalam keterangannya Kamis (04/07/2024).

Elis menjelaskan, sebelum pelaksanaan penilaian KLA, DP3A Kabupaten Sukabumi melakukan berbagai persiapan dan beberapa tahap yang harus dilalui. Diantaranya, melakukan rapat internal di bidang PHA atau Pemenuhan Hak Anak dan di bidang untuk menyusun konsep pelaksanaan program kegiatan KLA untuk membahas berbagai macam strategi.

“Hal ini, harus dilakukan agar bisa menempuh standar indikator pelayanan di tahun 2024, bisa terpenuhi.Karena kebetulan kalau di DP3A Kabupaten Sukabumi, leading sektornya ada di bidang PHA program KLA ini,” jelasnys.

Sementara, untuk rapat teknis operator. Maka, DP3A Kabupaten Sukabumi membentuk tim Cluster 1 hingga Cluster 5 dan Kelana atau Kecamatan Layak Anak dan Desa Layak Anak.

“Nah, data-data di semua itu harus diinput, tentunya datanya bukan di DP3A, tapi itu sebetulnya merupakan sebuah perjalanan dan perjuangannya di sana,” ujarnya.

Dalam rapat teknis operator tersebut, kata Elis, setiap Cluster memiliki operator dan tidak bisa dilakukan oleh satu operator. Setelah itu, DP3A Kabupaten Sukabumi melakukan rapat gugus KLA yang sudah terbentuk Satgas untuk di tingkat Kabupaten Sukabumi.

“Kita undang unsurnya dari semua OPD yang terkait dengan KLA, mereka hadir untuk masing-masing yang berkaitan dengan OPD,” jelasnya.

Ia mencontohkan, Dinas Pendidikan berada di Cluster 2 dan Cluster 4. Maka, mereka akan berperan dalam mengisi instrumen yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di Dinas Pendidikan. Setelah pelaksanaan rakor gugus tugas, maka akan dilakukan penginputan data awal.

“Setelah rakor itu, biasanya mereka mempelajari, kemudian mengirim dan kita bikin WhatsApp group, kemudian bikin Google drive-nya kemudian tinggal mengisi di Google Drive kita taruh datanya di sana,” terangnya.

Menurutnya, KLA ini programnya berada di DP3A Kabupaten Sukabumi. Namun demikian, ia mengaku tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja. Karena, kebutuhan menjadi KLA tersebut, harus dapat mengetahui bagaimana dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi agar terkait erat anak-anak bisa hidup aman dan nyaman di Kabupaten Sukabumi.

“Artinya semua kebutuhan mereka (anak) harus terpenuhi. Mulai dari kebutuhan dasar, pendidikannya, kesejahteraannya, pola asuhnya. Seperti apa kesehatannya, kemudian perlindungannya seperti apa. Jadi kebutuhan dasar itu harus terpenuhi,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB