Empat Rumah Terendam Luapan Sungai Cicatih, Pemerintah Sediakan Tempat Sementara bagi Korban

Jumat, 19 April 2024 - 12:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga di Kampung Babakan Anyar RT. 03/09, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi kini menghadapi kesulitan setelah rumah-rumah mereka terendam oleh banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Cicatih.

Mereka memohon pemerintah, dari mulai tingkat desa dan kecamatan, untuk memberikan bantuan dan solusi dalam menghadapi kondisi ini.

Peristiwa luapan sungai terjadi pada Rabu (03/4/2024), yang menyebabkan enam kepala keluarga di empat rumah terdampak langsung. Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka, kerugian materil cukup besar bagi para korban.

Salah seorang korban, Hendri, menyatakan keinginannya agar pemerintah segera memberikan solusi dengan memberikan tempat tinggal yang lebih aman bagi keluarganya.

“Ya, meskipun sudah lama tinggal di sana, namun kali ini banjir mencapai tingkat yang mengancam keselamatan keluarganya,” keluhnya.

Sementara itu, staf Pemerintah Kecamatan Cibadak, Fredi, bersama pemerintah desa turut serta dalam memberikan bantuan dan solusi sementara bagi para korban. Mereka menyediakan tempat tinggal sementara dengan biaya ditanggung oleh pemerintah setempat, serta memberikan bantuan sembako dan lainnya.

Fredi juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan musyawarah dengan berbagai pihak, termasuk RT, RW dan pemerintah desa, untuk mencari solusi jangka panjang bagi korban.

“Kami juga mengimbau agar para korban segera meninggalkan tempat tinggal yang berdekatan dengan sungai untuk menjaga keselamatan mereka,” jelasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Berita Terbaru