Sukabumi-Bogor Lumpuh, Tertutup Longsor di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 April 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor di Kampung Palagan Talang RT. 04/06, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tertutup longsor, Senin (01/04/2024) malam.

Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, menyebabkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup jalan selebar 5 meter dengan tinggi longsor 2 meter.

Akibatnya, satu unit alat berat jenis Loader dikerahkan untuk evakuasi material. Dan akses kendaraan sementara dialihkan hingga evakuasi selesai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, membenarkan adanya longsor yang menutupi akses jalan Sukabumi-Bogor di Bojongkokosan Parungkuda. Deden menyatakan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

“Hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian dan sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi penyebab terjadinya longsor,” ujar Deden kepada wartawan.

Hingga saat ini, sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat sedang melakukan evakuasi material longsor di lokasi kejadian.

Pantauan jurnalsukabumi.com, hingga pukul 21.00 WIB, material tanah dan pohon masih menutupi seluruh ruas jalan, memutus jalur vital yang menghubungkan antara Sukabumi dan Bogor.

Arus lalu lintas terhenti total dan tengah dilakukan upaya evakuasi oleh petugas gabungan untuk membersihkan material longsor agar jalan kembali dapat dilalui.

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk menghindari melewati ruas jalan terdampak longsor sampai dengan pembersihan dan perbaikan jalan selesai dilakukan.

Reporter: Ifan/Ilham | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru