P2TPA Kabupaten Sukabumi Ajak Peran Orang Tua dalam Cegah Kenakalan Remaja

Kamis, 15 Februari 2024 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Hj. Yani Jatnika Marwan turut menyoroti maraknya kasus tawuran pelajar yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Istri dari Bupati Sukabumi ini, menilai bahwa kasus kenakalan remaja ini, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi saja, tetapi harus menjadi perhatian semua pihak. Salah satunya, peranan dari orangtua siswa.

“Iya, itu betul peranan dari orangtua. Karena, gini hampir semua kasus itu dilakukan atau korbannya itu di usia anak. Si anak mau itu di tingkat PAUD, SD maupun SMP,” kata Hj Yani dalam keterangannya, pada Kamis (15/02/2024).

Selain kurangnya pengawasan orangtua, sambung Hj Yani, terdapat beberapa faktor lainnya yang menjadi pemicu kalangan pelajar berani melakukan penganiayaan pada kasus tawuran pelajar tersebut. Diantaranya, karena pengaruh minuman keras (miras).

“Iya, mungkin mereka berani itu mungkin ada unsur minuman keras atau apa gtu ya, sehingga mereka menjadi berani seperti itu,” jelasnya.

Ketika disinggung mengenai upaya preventif dalam mengantisipasi kasus tawuran pelajar. Yani menjelaskan, bahwa P2TP2A Kabupaten Sukabumi, kerap menggelar berbagai pelatihan dan memanggil orang tua siswa bersama pihak sekolah beserta anak-anak sekolah yang dinilai nakal, untuk dilakukan pembinaan.

“Jadi, dihadirkan anak-anak yang dari sekolah yang memang sering melakukan tawuran atau bullying, itu dikumpulkan anak-anaknya,” ungkapnya.

“Bahkan kami sudah mengumpulkan juga guru BK, sudah kami lakukan itu, tapi gak tau kami kecolongan lagi. Gak tau ya itu harus bagaimana, kalau anak-anak ko bisa se jahat itu, jadinya kriminal seperti itu malah anak-anak SMP seperti itu,” sambung dia.

Pihaknya mengaku, sudah semaksimal mungkin melakukan upaya deteksi dini agar kasua tawuran pelajar tidak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Iya, waktu guru-guru dan anak-anak itu, kita panggil, dan menggelar berbagai ragam kegiatan supaya mereka enjoy. Kan memang mereka kadang-kadang kehilangan jati diri. Maka kami datangkan psikolog-nya dan kita ajak main bersama supaya outbound,” terang dia.

Pada saat melakukan kegiatan, mayoritas anak-anak tersebut memahami akan materi yang disampaikan. Namun, ironisnya kasus tawuran masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Bahkan, baru-baru ini dikabarkan seorang siswa SMP di wilayah Kecamatan Gunungguruh, dikabarkan meninggal dunia setelah terlibat duel ala gladiator.

“Sebenarnya di program PKK itu ada Paradi Cekas atau pola asuh anak remaja di era digital cegah kekerasan. Nah, sama itu juga bagaimana keluarga itu bisa memberikan rasa nyaman kepada anaknya, kalau ibu perhatikan memang pergaulan mereka, jadi bergaulnya sudah melampaui batas,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dinsos Perkuat Pendampingan Kelompok Rentan Melalui Bimbingan Sosial di Bojonggenteng
1 Muharram 1448 H: Seuntai Doa dan Harapan Heri Gunawan untuk Presiden Prabowo Subianto
Kadinsos Sukabumi: Tahun Baru Islam Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial
Penuh Keakraban, Yonarmed 13/Nanggala dan Insan Media Sukabumi Gelar Diskusi Santai
300 Obor Nyalakan Harapan, 105 Jompo dan Anak Yatim Terima Santunan di Yonarmed 13/ Nanggala
Keras! Seniman Sukabumi Sekaligus Relawan Manuk Dadali Kecam Tudingan Eks Ketua BEM UGM Terhadap Prabowo
MTA Bareng Sekda, Gus Uha: Aparatur Harus Perkuat Akhlak dan Keimanan dalam Pelayanan Publik
Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:07 WIB

Dinsos Perkuat Pendampingan Kelompok Rentan Melalui Bimbingan Sosial di Bojonggenteng

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:41 WIB

1 Muharram 1448 H: Seuntai Doa dan Harapan Heri Gunawan untuk Presiden Prabowo Subianto

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:11 WIB

Kadinsos Sukabumi: Tahun Baru Islam Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:32 WIB

Penuh Keakraban, Yonarmed 13/Nanggala dan Insan Media Sukabumi Gelar Diskusi Santai

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:41 WIB

300 Obor Nyalakan Harapan, 105 Jompo dan Anak Yatim Terima Santunan di Yonarmed 13/ Nanggala

Berita Terbaru