JURNALSUKABUMI.COM – Euis Sukmawati (42), seorang janda yang tinggal bersama lima anaknya di Kampung Sekarwangi RT. 02/019 Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengalami momen pahit ketika dapur rumahnya ambruk pada Jumat (19/01/2024).
“Saya sedang memasak, tiba-tiba saya ingin masuk ke dalam rumah. Baru lima langkah masuk, atap tiba-tiba ambruk dan menimpa peralatan masak seperti piring, gelas, dan lemari hancur,” ungkap Euis kepada jurnalsukabumi.com pada Sabtu (20/01/2024).
Euis merasa sedih karena sudah memperbaiki atap dapur yang bocor sebelumnya, namun hujan yang berkepanjangan membuat sebagian kayu di atap menjadi rapuh, berujung pada kejadian tragis ini.
“Saya tidak menyangka, karena kemarin saya sudah memperbaiki atap rumah yang bocor. Mungkin karena hujan yang terlalu lama. Saya pasrah untuk bertahan di rumah meskipun dapur saya ambruk dan atapnya terbuka. Saya hanya berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi rumah saya, karena saya bingung harus mencari bantuan dari mana lagi jika bukan dari pemerintah,” tambah Euis.
Kejadian ini meninggalkan luka di hati Euis dan keluarganya, terutama anak-anaknya. Kondisi rumah yang semakin memprihatinkan menambah kesulitan hidup mereka. Euis berharap pemerintah setempat dan masyarakat dapat memberikan bantuan dan perhatian untuk membantu keluarganya bangkit dari keterpurukan.
Dikabarkan sebelumnya, dapur milik Euis Sukmawati ambruk pada Jumat (19/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa atau luka.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












