Dua Korban Ledakan Gas CNG di Cibadak Dimakamkan, Keluarga Minta Kasusnya Diusut Tuntas

Selasa, 28 November 2023 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Hari ini jasad Heni Handayani (57), korban ledakan Gas CNG di Cibadak telah dikebumikan. Lokasi pemakaman merupakan  tanah milik korban di Kampung Bojonggenteng belakang mesjid Al-Muhajirin RT 03 RW 01 Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/11/2023).

Kerabat korban Nurbaeti (53) mengungkapkan bahwa  almarhumah memiliki kepribadian yang ramah, baik dan aktif di organisasi. Baik di PGRI maupun di K3S. Sewaktu dapat kabar korban meninggal dirinya sangatlah tidak percaya.

“Almarhumah sangat baik, ramah dan aktif di organisasi PGRI dan K3S. Saya saat itu mendengar beliau meninggal sangat tidak percaya, dan mengira ini becanda sangatlah berlebihan, dan ternyata benar, jujur saya sangat kehilangan sekali,” kata Nurbaeti.

Sementara itu M Noval Isnaeni (28) anak ke dua dari empat bersaudara pasangan (Almh)Heni Handayani bersama Rijan Surahmat mengharapkan kepada pihak berwajib agar menyelidiki secara detail mengenai K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) karena kecelakaan ini murni bukan faktor alam.

“Saya saat itu bersama ibu dan istri saya mau pulang ke rumah, dan tiba di lokasi kejadian kondisi jalan sedang macet, tiba-tiba kendaraan yang membawa tabung gas meledak,” ujarnya.

Kejadian ini kata dia adalah murni kesalahan manusia bukan faktor alam. Saya minta pihak-pihak berwajib agar menyelidikinya karena sampai saat ini tidak ada info apa-apa, tambahnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:19 WIB

Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru