Siap-siap! Masuk Desa Bojongkembar Wajib Diperiksa Petugas Covid-19

Senin, 20 April 2020 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang hendak masuk ke wilayahnya.

Khususnya, bagi warga dari daerah zona merah diantaranya, seperti Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung ini akan didata terlebih dahulu.

Uniknya lagi, masyarakat di Kampung Margasari itu membuat Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang dimanfaatkan untuk tempat pusat pemeriksaan sementara.

“Guna menjaga keamanan lingkungan dan membantu memutus mata rantai coronavirus atau Covid-19. Poskamling ini juga dimanfaatkan sebagai posko pemeriksaan terhadap warga yang baru datang berkunjung,” ujar salah satu Tokoh Masyarakat setempat, Ois kepada jurnalsukanumi.com, Senin (20/04/20).

Adapun gagasan pembuatan Poskamling ini juga, salah satunya atas dukungan penuh dari warga sekitar dan warga yang dermawan menyumbangkan hartanya.

“Untuk bahan material disumbang dari Pak Dadi sementara pengerjaannya secara gotongroyong,” imbuhnya.

Lanjut Ois, sementara jika ada tamu khususnya dari kota yang dikategorikan zona merah. Maka, pihaknya akan mengarahkan terlebih dahulu dan menyarankan untuk test kesehatan di Puskesmat terdekat.

“Kalau perlu diantar untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pihak medis menyatakan Negatif. Maka, silahkan berkunjung ke Kampung kami,” tegasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Kepala Desa Bojongkembar, Solehudin Wahid menuturkan, sangat mengapresiasi, dan kegaiatan masyarakat tersebut patut diacungi jempol.

“Kami (Pemerintah Desa) sangat dan akan mendukung penuh seluruh kegiatan masyarakat yang bertujuan sosial. Terlibih, maksud dan tujuan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19” pungkasnya.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru