18 Pasien Tercatat Positif Covid-19 di Kota Sukabumi, Fachmi: Warga di Rumah Saja!

Sabtu, 18 April 2020 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Achmad Fachmi, kembali merilis data teranyar jumlah penambahan kasus terkomfirmasi positif covid-19 di Kota Sukabumi, Sabtu (18/04/20).

Tercatat, berdasarkan hasil test swab di Labkesda Provinsi Jawa Barat, ada penambahan 8 pasien terkomfirmasi positif di Kota Sukabumi. Hingga saat ini, totalnya menjadi 18 orang sementara 1 pasien sembuh.

“Ada penambahan 8 orang pasien positif Covid-19, dan perlu kami sampaikan, ini masih berkaitan erat dengan institusi negara yang berada di Kota Sukabumi,” kata Fachmi kepada wartawan.

Pihaknya merincikan, dari jumlah penambahan 8 orang pasien terkomfirmasi positif tersebut, diantaranya 5 orang laki – laki dan 3 orang wanita. Saat ini, kedelapan pasien ini tengah dilakukan perawatan di Ruang Isolasi Rumah Sakit.

“Kondisi semua pasien sehat tanpa ada gejala, seluruhnya sudah berada di RSUD yang menjadi rujukan Pemerintah di Kota Sukabumi,” bebernya.

Masih kata Fachmi, penyebaran virus covid-19 saat ini sudah mulai merambah ke beberapa Kecamatan Kota Sukabumi. Pasalnya, pasien yang terkomfirmasi itu tidak tinggal di komplek asrama institusi negara tersebut.

“Sudah mulai berkembang, tidak hanya di satu kecamatan, tetapi sudah mulai menyebar kebeberapa kecamatan lain sesuai domisili pasien positif. Tentunya, perlu adanya kewaspadaan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan yang maksimal, dalam rangka mencegah penyebaran virus ini,” jelasnya.

Sementara itu kabar baiknya lanjut Fachmi, dari total 18 pasien 1 orng sudah di nyatakan sembuh, Sehingga total yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit berjumlah 17 orang. Ia pun menghimbau terkait penambahan kasus ini agar masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti anjuran dari pemerintah.

“Saya sampaikan kepada masyarakat jika tidak ada kepentingan mendesak agar selalu dirumah, dan jika keluar rumah menggunakan masker sudah menjadi keharusan, menjaga pisycal distancing dan sosial distancing,” tutupnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu
Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu
Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir
Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam
DLH Sukabumi Beberkan Fakta Lingkungan, Dua Kecamatan Mulai Krisis Air
Nelayan Sukabumi Tercekik BBM, Dinas Perikanan Soroti Solar Subsidi yang Menyusut
BBM Industri Langka, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Menjerit

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Senin, 25 Mei 2026 - 10:53 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Senin, 25 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ruas Loji-Geopark Tertutup Banjir dan Tiang Roboh, Akses Lalu Lintas Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Debit Sungai Melonjak Jelang Petang, Petugas Sisir Titik Rawan Banjir

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:05 WIB

Air Sungai Naik Drastis, Sejumlah Kampung di Palabuhanratu Terendam

Berita Terbaru