JURNALSUKABUMI.COM – Wabah covid-19 berdampak mulai menyerang dunia usaha, kali ini dirasa langsung bengkel “Mang Edi” di Kampung Jelebud samping Rumah Makan Cianjur, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pendapatannya kian anjlokSang pemilik bengkel mengaku, kali ini pendapatannya turun drastis.
” Pnghasilan saya anjlok, sejak wabah corona,” aku Edi, kepada jurnalsukabumi.com.
Menurut Edi, bengkelnya kini sepi jarang konsumen datang, berbeda saat sebelum ada wabah.
“Dulu penghasilan kita dibengkel,mudah sekali. Perhari penghasilan kita mencapai ratusan ribu, kebanyakan tambal ban,ganti oli hingga service kendaraan,” tutur Edi
Namun kini, usaha bengkel “Mang Edi”, terdampak wabah corona. Terlihat jelas pemotor hingga mobil, enggan melakukan service di bengkel miliknya tersebut.
“Pengunjung kini jarang datang baik motor atau mobil.Jadi kami kebingungan,” sambungnya.
Pemicu utama pemotor dan pemilik kendaraan lain, enggan melakukan perawatan, dipicu rusaknya penghasilan tetap warga.
“Penghasilan warga mandeg baik buruh atau pedagang.Sehingga warga lebih fokus ke soal kebutuhan hidup saja,” kata Edi Sutisna
Akhirnya, Edi Sutisna pemilik bengkel “Mang Edi”. Mengaku pasrah menghadapi kondisi wabah covid-19.
“Pasrah aja kepada Allah SWT, dengan tetap sabar dan memaksimalkan usaha,” tandasnya.
Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi












