JURNALSUKABUMI.COM – Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon melalui bidang mutu dan komite mutu telah melaksanakan pertemuan di aula manajemen lantai dua, Kamis (6/7/2023).
Dalam kesempatan itu nara sumber memaparkan indikator mutu nasional (INM), indikator mutu rumah sakit (IMP RS), indikator mutu unit (IMO Unit) dan insiden keselamatan pasien (IKP).
Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman para pegawai mengenai INM, IMP RS, IMP Unit dan IKP.
“Dalam pertemuan ini masing-masing Kepala Unit harus mempresentasikan indikator mutu dari masing-masing unitnya dan membuat kesimpulan terhadap capaian mutu yang sudah dilaksanakan ataupun belum dilaksanakan dan rencana tindak lanjut yang jelas,” kata Lia.
Selain pertemuan ini RSUD Jampangkulon juga melaksanakan edukasi kelompok dengan tema “Ayo biasakan konsumsi buah dan sayur”
“Dalam rangka hari buah sedunia tim promkes dan ahli gizi kami melaksanakan edukasi kelompok pada pengunjung di Poli Rawat Jalan,” ujarnya.
Dia menambahkan, tim promkes menyampaikan Dampak akibat tidak makan buah dan sayur, jangka pendek dan jangka panjang.
Dampak dalam jangka pendek mungkin dapat berupa sering mengalami gangguan pencernaan, seperti sembelit, diare, dan wasir.
Namun, dalam jangka panjang, bisa juga meningkatkan risiko anemia, penyakit kardiovaskular, hingga kanker. Terlebih jika tidak menerapkan gaya hidup sehat lainnya, seperti olahraga rutin.
“Yuk makan buah dan sayur, apabila Anda butuh konsultasi gizi dan kesehatan lainnya segera datang ke UOBK RSUD Jampangkulon,” tegasnya.
Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Usep Mulyana






