JURNALSUKABUMI.COM – Satu perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu dinyatakan lulus dalam Pelatihan Calon Surveior Akreditasi oleh Kementrian Kesehatan Repbulik Indonesia (Kemenkes RI).
Kemenkes RI mencari orang-orang terbaik di rumah sakit seluruh Indonesia untuk menjadi surveior. Hasilnya, 150 orang surveior lulus pelatihan pada Februari 2023 ini. Hal itu disampaikan Syarif Usman Kepala Bidang Peningkatan dan Pengendalian Mutu RSUD Palabuhanratu, Kamis (09/02/23).
“Dari 150 orang yang lulus, salah satunya saya. Ini satu kebanggaan karena para pelamar berjumlah ratusan bahkan ribuan dari seluruh daerah di Indonesia,” terang Syarif.
Pelatihan yang digelar pada 30 Januari hingga 7 Februari itu, kata Syarif, merupakan angkatan pertama dengan metode pelatihan baru. Dirinya bersama yang lainnya telah menyelesaikan seluruh materi pelatihan tersebut.
“Untuk praktek sendiri, saya ditempatkan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur,” jelasnya.
Syarif merupakan satu-satunya perwakilan rumah sakit dari Kabupaten Sukabumi. Mayoritas peserta pelatihan berasal dari luar Jawa Barat.
Dijelaskannya, adapun syarat yang diutamakan bagi peserta itu yang sedang atau pernah menduduki jabatan struktural minimal esselon IV. Selain itu, harus aktif dalam kegiatan akreditasi
“Kebanyakan dari luar Jawa Barat.
Kemenkes ingin saat akreditasi RS dari luar Jabar, bisa orang lokal dibawah pengawasan KARS yang bergerak,” bebernya.
Redaktur: Harisman






