DKUKM, Disnakertrans dan Disdik Turut Serta Dorong Program Goes to Japan

Jumat, 3 Februari 2023 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM), Disnakertrans dan Disdik Kabupaten Sukabumi turut serta dalam sosialisasi program Goes to Japan, yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (Gor) Cisaat, Jumat (03/02/2023).

Kegiatan yang dikomandoi Ketua Harian PLUT KUKM Kabupaten Sukabumi, yang juga sebagai Ketua DPC. APMIKIMMDO (Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah Mandiri Indonesia) Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam  tersebut dalam rangka mendorong, memfasilitasi dan mengembangkan potensi lulusan siswa-siswi SMK yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Yulipri mengatakan, dengan adanya program Goes to Japan ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi pengangguran.

Kompak: Sosialisasi program Goes to Japan, yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (Gor) Cisaat, Jumat (03/02/2023).

“Jika kita lihat dari jumlah pengangguran dari tahun 2022 dari 8,39 juta orang, sebanyak 270 ribu bisa untuk kerja ke luar Negeri. Jadi memang ada kontribusi dalam rangka pengentasan atau mengurangi angka pengangguran di indonesia,” kata Yulipri.

Bahkan, kata dia, sepanjang tahun 2022 kemarin, Indonesia berhasil kembali ke tingkat rata-rata kontribusi dalam Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 72.624 ribu orang.

“Saat ini, Jepang masih menjadi negara yang masuk dalam kategori pengelola manufaktur tertinggi di dunia di antara negara maju lainnya, khususnya di Asia. Karena itu, peluang untuk bekerja di sana terbuka luas,” terangnya.

Ketua Harian PLUT KUKM Kabupaten Sukabumi, yang juga sebagai Ketua DPC. APMIKIMMDO Kabupaten Sukabumi, Aam Abdul Salam (kiri) bersama Devriel Sogia Direktur Strategi Penempatan untuk Kawasan Amerika Pasifik BP2MI (kanan).

Terlebih, lanjut Yulipri, pertumbuhan penduduk di Jepang kini mayoritas merupakan usia lanjut mencapai 40 persen dari jumlah penduduk. Sehingga membutuhkan tenaga kerja muda dari berbagai negara.

Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan 33 negara manufaktur, namun karena terkendala pandemi, Yulipri menyebut, saat ini baru 77 negara yang baru kembali membuka peluang kerja dari luar negeri.

“Jepang sebetulnya mereka berkompetisi, mereka bersaing dengan negara maju lainnya di asia. Tercatat Korea, Thailand mereka bersaing untuk mendapat tenaga kerja dari luar wilayahnya. Angkanya ternyata bahwa untuk penempatan PMI asal Kabupaten Sukabumi tahun 2022 hanya baru 19 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum BKK SMK Kabupaten Sukabumi, Rusli Saleh mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 140 siswa dari 193 orang yang mendaftar.

“Ini dari seluruh SMK yang ada di Kabupaten Sukabumi, tidak hanya di SMK ternyata yang daftarnya ada yang dari perguruan tinggi, kamu dari SMA juga ada. Tapi itupun belum fix semuanya ikut, kadang ada yang hanya ngisi aja,” ujar Rusli.

Menurut Rusli, minat bekerja di Jepang masih terbilang tinggi. Hal itu karena dilihat dari pekerja yang telah kembali ke tanah air sebagian besar memutuskan mendirikan usaha sendiri, dibanding mencari pekerjaan lagi.

“Kenapa ke Jepang? Karena memang contoh yang sudah pulang dan mereka rata-rata setelah pulang itu tidak lagi mencari pekerjaan. Tetapi membuka usaha mandiri. karena rata-rata mereka bisa bawa pulang itu diatas Rp 200 juta selama 3 tahun di sana,” tandansya.

Acar tersebut terselenggara berkat kekompakan kepanitian di antaranya, PLUT KUKM, DPC. Apmikimmdo Kabupaten Sukabumi, Forum BKK SMK, PT. Liana Sigrus Indonesia didukung BP2MI, UPT BP3MI Jabar dan BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB