JURNALSUKABUMI.COM – Perbatasan Sukabumi dengan Bogor dan Cianjur bakal disterilisasi dengan cara disemprot cairan disinfektan mulai Senin, (30/03/2020).
Berdasarkan rilis dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, begini standar operasional sterilisasi perbatasan.
Pertama, setiap kendaraan dihentikan oleh petugas (dishub/polisi); seluruh penumpang diturunkan; petugas naik ke kendaraan untuk mensterilisasikan kabin kendaraan; setiap penumpang diperiksa menggunakan thermometer gun. Jika ditemukan suhu badan tinggi (38c) maka SOP penanganan Covid-19 dijalankan.
Lalu, seluruh penumpang diarahkan masuk ruangan sterilisasi diikuti oleh kondektur dan sopir; setelah keluar dari ruang sterilisasi, penumpang melakukan cuci tangan; semua penumpang naik kembali ke kendaraan, diikuti oleh sopir dan kondektur.
Kemudian, petugas akan mengimbau driver kendaraan untuk memasang hand sanitizer di setiap kendaraan.
Diberitakan, berbagai upaya digerakan Pemkab Sukabumi dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Mulai Senin (30/03/2020), pemerintahan yang dipimpin Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Marwan Hamami-Adjo Sardjono ini akan menyeterilkan perbatasan dengan cara menyemprot disinfektan.
Rencana tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri selaku Ketua Harian Satuan gugus tugas usai memimpin rapat mempercepat penanganan penyebaran virus Corona di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Pendopo Sukabumi, Jum’at (27/03/2020).
“Ini merupakan tindak lanjut dan arahan Pimpinan pak bupati (H.Marwan Hamami) untuk segera melakukan penanganan penyebaran wabah corona,” tegas Iyos.
Reporter: Irfan/Hendi
Redaktur: Jon Digos












